Artikel Ilmiah : L1C015025 a.n. ALAN ANGKO WIJOYO

Kembali Update Delete

NIML1C015025
NamamhsALAN ANGKO WIJOYO
Judul ArtikelINDEKS KERENTANAN TSUNAMI DI PESISIR SANGGALANGIT, KECAMATAN GEROGAK, KABUPATEN BULELENG, BALI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Indeks Kerentanan Tsunami di Pesisir Sanggalangit, Kecamatan Gerogak, Kabupaten Buleleng, Bali”. Bali merupakan daerah yang rentan terhadap tsunami dikarenakan adanya subduksi lempeng di bagian selatan dan adanya Florest back arc thrust yang memanjang dari flores hingga bagian Utara Bali. Tsunami adalah gelombang besar yang diakibatkan oleh gempa dengan episenternya terletak di laut dan gelombang tsunami dapat menyapu seluruh yang ada disekitar pantai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi topografi, membangun tingkat kerentanan, dan tingkat kerawanan tsunami di wilayah pesisir Sanggalangit, Kecamatan Gerogak, Kabupaten Buleleng, Bali. Metode yang digunakan adalah Metode survei dengan melihat kondisi di lapangan dan Citra Sentinel 2B. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi topografi memiliki ketinggian dari 0 – m dpl – 1.13 m dpl, kemiringan 0 – 100 % dengan kondisi lahan berupa gisik dan beting gisik. Tingkat kerentanan tsunami dilihat dari indeks kerentanan berdasarkan rasio resiko kemiringan dan ketinggian, resiko bentuk lahan, resiko penutupan lahan dan resiko jarak tubuh air. Tingkat kerawanan tsunami menunjukan bahwa jika maghnitudo 6,9 – 8,9 memiliki potensi terdampak tsunami lebih tinggi sekitar 2062 Ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study entitled "Tsunami Vulnerability Index in Sanggalangit Coast, Gerogak District, Buleleng Regency, Bali". Bali is a tsunami vulnerabolity area due to plate subduction in the southern part and the existence of the Florest back arc thrust are extends from Flores to the northern part of Bali. Tsunamis as large waves caused by an earthquake with the epicenter located in the sea and tsunami waves can sweep all that is around the coast. The study to determine topographical conditions, build up the level of vulnerability, and the level of tsunami vulnerability in the coastal area of Sanggalangit, Gerogak District, Buleleng Regency, Bali. The method used is a survey method by looking at conditions in the field and 2B Sentinel Image. The results showed that topographic conditions had heights from 0 - m asl - 1.13 m asl, slope of 0 - 100% with land conditions in the form of physical and physical shoals. The level of tsunami vulnerability could be seen from the vulnerability index based on the ratio of slope and height risk, landform risk, land cover risk and water body distance risk. The level of tsunami hazard indicates by the magnitude of 6.9 - 8.9 had a higher potential for tsunami impact around 2062 Ha.
Kata kunciTsunami, Florest back arc thrust,Citra sentinel 2B
Pembimbing 1Dr. Endang Hilmi, S.Hut., M.Si
Pembimbing 2Dr. Amron, S.Pi, M.Si
Pembimbing 3-
Tahun2019
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2019-10-21 18:04:54.290947
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.