| NIM | G2A017012 |
| Namamhs | RIZKA HIDAYATI |
| Judul Artikel | Efek kombinasi ekstrak maggot Chrysomya megacephala dan Natrium Hipoklorit terhadap penghambatan biofilm dan penurunan viabilitas Enterococcus faecalis pada akar gigi secara In Vitro |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Salah satu mikroorganisme yang sering menyebabkan kegagalan pada perawatan saluran akar gigi adalah Enterococcus faecalis. Biofilm yang dihasilkan oleh bakteri tersebut menyebabkan E. faecalis menjadi lebih sulit dihilangkan. Pembentukan biofilm E. faecalis dapat dihambat dengan pemberian bahan irigasi saluran akar. Bahan irigasi saluran akar yang paling umum digunakan saat ini adalah natrium hipoklorit. Bahan ini diketahui lebih efektif dalam mengeliminasi bakteri secara planktonik daripada biofilm yang dihasilkan bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek kombinasi ekstrak maggot Chrysomya megacephala dengan natrium hipoklorit terhadap reduksi biofilm E. faecalis. Ekstrak maggot C. megacephala yang diujikan yakni pada konsentrasi 25%, 50%, dan 100%, serta kombinasi masing-masing konsentrasi ekstrak dengan natrium hipoklorit dengan perbandingan 1:1; 1:2, 1:3, 2:1, dan 3:1 dengan ulangan sebanyak 3 kali dengan inkubasi selama 1 jam dan 3 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan pembentukan biofilm yang paling sedikit dihasilkan dengan pemberian kombinasi ekstrak maggot C. megacephala pada konsentrasi 25% dengan natrium hipoklorit dengan perbandingan 2:1 (inkubasi 1 jam) dan kombinasi ekstrak maggot 25% (1:1) pada inkubasi 3 jam. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | One of the microorganisms that oftenly causes failure in the root canal treatment is Enterococcus faecalis. Biofilms produced by these bacteria cause they are more difficult to be eliminated. Biofilm formation of E. faecalis can be inhibited by apply the root canal irrigant. The most commonly used root canal irrigant is sodium hypochlorite. This agent is known to be more effective in eliminating bacteria as planktonic than the biofilms produced by bacteria. This study was conducted to determine the effectiveness of combination of Chrysomya megacephala maggot extract with sodium hypochlorite on the biofilm reduction of E. faecalis. The C. megacephala maggot extract was tested at concentrations 25%, 50% and 100%, and the combination of each extract concentration with sodium hypochlorite in a ratio of 1: 1; 1: 2, 1: 3, 2: 1, and 3: 1. All experiments were performed three times of replication with time of incubation for 1 hour and 3 hours.The results of this study indicate the least biofilm formation produced by the combination of C. megacephala maggot extract at a concentration of 25% with sodium hypochlorite in a ratio of 2: 1 (1 hour incubation) and combination of maggot extract 25% in a ratio 1:1 in 3 hours incubation. |
| Kata kunci | antibiofilm, bahan irigasi saluran akar, larva lalat hijau, perawatan endodonti |
| Pembimbing 1 | Dr. dr. Dwi Utami Anjarwati, M.Kes |
| Pembimbing 2 | Dr. Muhamad Salman Fareza, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2019-10-21 12:24:27.220497 |
|---|