Artikel Ilmiah : F1A015001 a.n. ARDIAN ANGGRAENI

Kembali Update Delete

NIMF1A015001
NamamhsARDIAN ANGGRAENI
Judul ArtikelUPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM RANGKA PENGENTASAN KEMISKINAN
(STUDI TENTANG UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) MELALUI KUBE (KELOMPOK USAHA BERSAMA) DI DESA KARANGMANGU KECAMATAN BATURADEN)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pemberdayaan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) melalui KUBE (Kelompok Usaha Bersama) di Desa Karangmangu Kecamatan Baturaden, faktor pendorong dan faktor penghambat serta kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam menjalankan usaha tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian ini berjumlah 18 orang dengan informan utama sebanyak 12 orang dan informan pendukung sebanyak 6 orang. Lokasi penelitian ini ada di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukan di Desa Karangmangu terdapat tiga KUBE yang anggotanya dari KPM (Kelompok Penerima Manfaat) PKH dengan usaha telur asin, kopi dan makanan ringan. Tahap pemberdayaan yang dilakukan dalam KUBE tersebut ada tiga yakni penyadaran yang meliputi pertemuan rutin kelompok, pengkapasitasan meliputi pelatihan dan pemberian bantuan alat serta pendayaan meliputi menghadirkan narasumber dari UMKM dan lainnya. Manfaat adanya KUBE ini yakni menambah pengetahuan, pengalaman dan ketrampilan bagi anggota KUBE, belajar usaha dan tempat sharing untuk anggota KUBE serta menyediakan produk untuk masyarakat sekitar. Faktor pendorong KUBE Desa Karangmangu ada dua yakni dari dalam (internal) dan dari luar (eksternal), faktor internal yakni kerjasama dan semangat gotongroyong anggota, faktor eksternal yakni dari pendamping dan pemerintah desa. Sedangkan faktor penghambat dalam KUBE ini yakni kurangnya perhatian pemerintah pusat dalam perkembangan KUBE dan kurangnya pengetahuan anggota KUBE dalam memanfaatkan potensi yang ada di daerahnya. Adanya KUBE ini berdampak pada bidang ekonomi, sosial kemasyarakatan, pendidikan dan juga kesehatan. Adanya KUBE ini berdampak pada bidang ekonomi, sosial kemasyarakatan, pendidikan dan juga kesehatan. Kendala yang dihadapi dalam upaya pemberdayaan ini yakni sulit mendapat bahan baku, pemasaran hasil produksi, waktu dan tempat produksi.
Kata kunci : Pemberdayaan masyarakat, PKH, KUBE
Abtrak (Bhs. Inggris)This Research aims to describe the empowerment process in the PKH through KUBE in Karangmangu Village Baturaden District, driving factor and risk factor than what obstacles are faced in running the business. This study uses qualitative descriptive methods, with data collection techniques namely interviews, observation, and documentation. The informants of this research were 18 people, 12 people are main informants and 6 people are supporting informants. . The location of this research is in Karangmangu Village, Baturaden Sub District, Banyumas District, Central Java. The study results showed that in Karangmangu Village there is three KUBE whose member from KPM (Kelompok Penerima Manfaat) PKH with effort salted egg, coffee, and snacks. The empowerment stage carried out in the KUBE there are three namely awareness covering routine group meetings, capacity building including training, and providing aid and empowerment including presenting speakers from UMKM and others. The benefits of KUBE are increasing knowledge, experience and skills for KUBE members, learning businesses and a sharing places for KUBE members, and providing products for the surrounding community. There are two driving factors for the KUBE of Karangmangu Village namely inside (internal) and outside (eksternal). Internal factors is cooperation and the spirit of mutual cooperation of members, external factors namely PKH assistants and village government. While the inhibiting factore in this KUBE is lack of attention from the central goverment and lack of knowledge of members of the KUBE in exploiting the potential that exists in the area. The existence of KUBE has an impact on the economic, social, education and health sectors. The obstacles encountered in this empowerment effort are difficulties in getting raw materials, marketing of production results, as well as time and place of production.
Keywords : Community empowerment, PKH, KUBE
Kata kunciPemberdayaan masyarakat, PKH, KUBE
Pembimbing 1Dr Tyas Retno W, .M.Si.
Pembimbing 2Dra. Rin Rostikawati,M.Si
Pembimbing 3Dr. Joko Santoso,M.Si
Tahun2019
Jumlah Halaman27
Tgl. Entri2019-10-09 10:59:47.065262
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.