Artikel Ilmiah : I1A015015 a.n. PUTRI ANDINI

Kembali Update Delete

NIMI1A015015
NamamhsPUTRI ANDINI
Judul ArtikelPERILAKU BUANG AIR BESAR DI JAMBAN EMPANG
DESA LEMAHJAYA KECAMATAN WANADADI
KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
PERILAKU BUANG AIR BESAR DI JAMBAN EMPANG
DESA LEMAHJAYA KECAMATAN WANADADI
KABUPATEN BANJARNEGARA
Putri Andini(1), Heryanto(2), Kuswanto(2)
(1)Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman
(2)Dosen Kesehatan Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman
Latar belakang : Buang air besar sembarangan merupakan masalah sanitasi
serius yang dihadapi sebagian besar negara berkembang. Buang Air Besar
Sembarangan (BABS) adalah perilaku atau tindakan membuang tinja atau kotoran
manusia di tempat terbuka. Tujuan Penelitian untuk menggambarkan perilaku
buang air besar di jamban empang Desa Lemahjaya Kecamatan Wanadadi
Kabupaten Banjarnegara dengan variable pengetahuan, sikap, perilaku, budaya,
fasilitas pendukung, peran petugas kesehatan, peran tokoh masyarakat.
Metodologi : Penelitian ini mengunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.
Subyek penelitian adalah dari ibu rumah tangga sebanyak tujuh orang dan
informan pendukung yaitu petugas sanitarian puskesmas, kader kesehatan, dan
tokoh masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman
Hasil penelitian : Pemahaman subyek penelitian tentang buang air besar
sembarangan adalah buang air besar yang dilakukan bukan pada tempatnya
sehingga dapat menularkan penyakit seperti diare, disentri, kolera, polio dan
hepatitis. Perilaku buang air besar dijamban empang merupakan kebiasaan yang
dilakukan sejak zaman nenek moyang dan karena belum memiliki jamban sehat
maka tidak ada pilihan lain selain buang air besar di jamban empang. Selain itu
terdapat budaya dimana tinja dijadikan sebagai pengganti pakan ikan sehingga
masyarakat merasa rugi apabila tinja di buang begitu saja. Hal ini didukung oleh
tingginya angka kepemilikan jamban empang sehingga petugas kesehatan harus
lebih aktif memberikan penyuluhan untuk merubah pola pikir masyarakat.
Dukungan tokoh masyarakat di perlukan untuk menumbuhkan kesadaran
masyarakat bahwa buang air besar di jamban empang bukan merupakan hal yang
benar.
Kesimpulan : perilaku buang air besar di jamban empang merupakan kebiasaan
masyarakat setempat sehingga sulit mengubah kebiasaan tersebut apabila bukan
kemauan dari diri sendiri
Kata kunci : perilaku, buang air besar di jamban empang
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
BEHAVIOR OF DEFECATION AT THE POND LATRINE
IN LEMAHJAYA VILLAGE WANADADI SUB DISTRICT
BANJARNEGARA REGENCY
Putri Andini(1), Heryanto(2), Kuswanto(2)
(1)Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman
(2)Dosen Kesehatan Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman
Background: Open Defecation is a serious sanitation problem facing most
developing countries. Open defecation (OD) is a behavior or action to dispose of
stools or human impurities in the open. Research aims to describe the behavior of
defecation at the pond in Lemahjaya village Wanadadi subdistrict Banjarnegara
District with variable knowledge, attitudes, behaviors, culture, supporting
facilities, the role of health officers, character roles Community.
Methodology: This study uses qualitative descriptive research methods. The
subjects of the study were from a housewife of seven people and supporting
informant is the sanitarian health center staff, health cadres, and community
leaders. Data analysis using Miles and Huberman models
Research results: The understanding of research subjects about open defecation
is defecation that is not in place that can transmit diseases such as diarrhea,
dysentery, cholera, Polio and hepatitis. Defecation in the pond laterine is is a habit
that has been done since the time of ancestors and because it does not have a
healthy latrines then there is no choice but to defecate in pond laterine. In addition
there is a culture where the stool is used as a substitute for fish feed so that people
feel the loss when feces in the waste. This is supported by the high availability of
pond latrines so that officials must be more active in providing counseling to
change the public mindset. The support of community leaders is needed to raise
public awareness that defecating in ponds is not the right thing.
Conclusion: behavior in ponds laterine is a habit of the local community so it is
difficult to change these habits if not the will of yourself
Keywords: behavior, defecation in the pond laterine
Kata kunci perilaku, buang air besar di jamban empang
Pembimbing 1Drs. Heryanto, M.Si
Pembimbing 2Drs. Kuswanto, M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2019-08-29 08:48:55.836811
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.