| NIM | B1A015086 |
| Namamhs | Fikrie Fauzan |
| Judul Artikel | IDENTIFIKASI GOLONGAN DARAH PADA SAMPEL DARAH KERING YANG DIPAPAR PADA SUBSTRAT KAYU, WAKTU DAN LINGKUNGAN BERBEDA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Darah merupakan salah satu barang bukti kuat dalam bidang forensik untuk memecahkan suatu kasus kejahatan. Penggologan darah dengan sistem ABO digunakan dalam penyidikan untuk mendapatkan informasi mengenai identitas pemilik darah tersebut. Pengujian golongan darah akan lebih baik jika menggunakan darah segar dibandingkan dengan darah kering, namun ketersediaan darah segar cukup sulit ditemukan pada tempat kejadian perkara (TKP). Kualitas darah pada suatu TKP dapat dipengaruhi oleh substrat kayu, kondisi lingkungan, dan waktu darah itu ditemukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi pengaruh substrat kayu, kondisi lingkungan, waktu dan interaksi ketiganya terhadap keberhasilan identifikasi golongan darah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga faktor perlakuan. Faktor pertama berupa susbstrat terdiri atas kayu alam, kayu olahan, kayu dicat, dan kayu dipernis, faktor kedua berupa waktu paparan terdiri atas 72 jam, 96 jam, 120 jam dan 144 jam, faktor ketiga berupa lingkungan terdiri atas indoor dan outdoor. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Variabel yang diamati pada penelitian ini terdiri dari variabel bebas meliputi substrat kayu, kondisi lingkungan dan waktu; variabel terikat berupa keberhasilan identifikasi golongan darah kering. Parameter yang diamati yaitu terjadi atau tidaknya aglutinasi pada darah berdasarkan absorption-elution assay. Data disajikan dalam bentuk persentase keberhasilan dari ketiga ulangan, kemudian ditransformasi kedalam arcsine, dilanjutkan dengan uji Anova tiga arah dan data lingkungan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan sampel darah pada kondisi indoor golongan darah masih dapat diidentifikasi dengan tingkat keberhasilan 100% pada seluruh substrat kayu dan waktu pengamatan. Hasil pada kondisi outdoor golongan darah dapat diidentifikasi hingga waktu 144 jam, meskipun terjadi penurunan persentase pada 96 jam (kayu alam), 120 jam (kayu pernis), dan 144 jam (kayu dicat). Hasil analisis menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan dari substrat kayu, waktu, kondisi lingkungan dan interaksi ketiganya terhadap keberhasilan identifikasi golongan darah (P>0.05). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Blood is one of the strong evidence in the forensics science to solve a crime case. Blood typing with ABO system is used in investigation to obtain information about the identity owner of the blood. Blood group testing would be better if using fresh blood, but fresh blood is quite difficult to find on crime scene. Quality of blood can be influenced by substrates, environmental condition, exposure time or combination of them. This experimental study was conducted using completely randomized design with three factors. The first factor was substrate namely log wood, processed wood, painted wood, and lacquered wood. The second factor was indoor and outdoor condition. The third factor was exposure time consisted of 72 hours, 96 hours, 120 hours, and 144 hours, each treatment combination was conducted in triplicates. These treatments served as independent variable, while blood agglutination as indication of successful blood group identification served as dependent variable. The observed parameter is the occurrence or absence of agglutination in blood based on absorption-elution assay. Data was presented as percentage then was analyzed using three ways Anova, while the environmental condition including air temperature, humidity and light intensity were recorded and described. Research results showed that blood samples exposed in indoor conditions can be identified 100% on all substrates and all exposure time times. While in outdoor conditions, the percentage of positively identified samples decreased to 66.67% at 96 hours for natural wood, 120 hours for lacquerware wood, and 144 hours for painted wood. Statistical analysis showed that the substrate, exposure time and environmental conditions did not significantly affect the success of blood group identification (p>0.05). |
| Kata kunci | absorption elution assay, identifikasi darah kering, penggolongan darah sistem ABO |
| Pembimbing 1 | Dra. Gratiana. E. Wijayanti M.Rep.Sc., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Bowo Nurcahyo S.Si., M.Biotech. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2019-08-28 23:40:23.254 |
|---|