Artikel Ilmiah : F1B014016 a.n. PRAPTIKA DEWI UTAMI

Kembali Update Delete

NIMF1B014016
NamamhsPRAPTIKA DEWI UTAMI
Judul ArtikelAKUNTABILITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU TINGKAT DESA (PANTES) DESA KEMUTUG LOR KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Akuntabilitas Pelayanan Publik dalam Administrasi Terpadu Tingkat Desa (PANTES) Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas” bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan proses Pelayanan Administrasi Terpadu Tingkat Desa atau disingkat PANTES di Desa Kemutug Lor yang dapat dipertanggungjawabkan oleh pemerintah desa untuk masyarakat dalam akuntabilitas hukum, akuntabilitas proses, akuntabilitas program, dan juga akuntabilitas kebijakan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode analisis model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan validitas data diuji dengan triangulasi sumber.
Ringkasan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Secara hukum PANTES dapat dipertanggungjawabkan dengan baik sesuai dengan Permendagri Nomor 2 tahun 2017 tentang Standar Pelayanan Minimal Desa dalam pasal 5 dan pasal 11 ayat 4. Proses pelaksanaan pelayanan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan SOP PANTES meskipun masih terdapat kendala mengenai kelengkapan persyaratan. Kesesuaian antara tujuan dengan hasil yang dicapai dapat dikatakan sudah sesuai. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya apresiasi dari masyarakat yang menggunakan pelayanan tersebut. Kesesuaian antara kebijakan dengan pelaksanaan dapat dikatakan belum sesuai. Akuntabilitas kebijakan memerlukan adanya transparansi dari pemerintah desa dan penilaian dari masyarakat. Akan tetapi mekanisme transparansi Desa Kemutug Lor masih dikatakan kurang. Hambatan-hambatan lain yang terjadi diantaranya kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, pembagian buku pintar yang tidak menyeluruh, dan kurangnya pendampingan pemahaman kepada masyarakat yang buta huruf atau tidak bisa membaca.

Kata Kunci : Akuntabilitas Pelayanan Administrasi Terpadu Tingkat Desa (PANTES), akuntabilitas hukum, akuntabilitas proses, akuntabilitas program, akuntabilitas kebijakan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study entitled "Accountability of Public Service in Integrated Village Level Administration (PANTES) of Kemutug Lor Village, Baturraden District, Banyumas Regency" aims to understand and describe the process of Integrated Village Administration Services or abbreviated as PANTES in Kemutug Lor Village that can be accounted for by the village government for the community in legal accountability, process accountability, program accountability, and also policy accountability.
The research method used is descriptive qualitative method with a case study approach. Data obtained from interviews, observations and documentation. Data were analyzed using the interactive model analysis method of Miles and Huberman. The validity of the data validity is tested by source triangulation.
A summary of the results of this study is as follows. PANTES can be legally accounted for in accordance with Permendagri Number 2 of 2017 concerning Village Minimum Service Standards in article 5 and article 11 paragraph 4. The process of service implementation can be justified in accordance with PANTES SOP even though there are still obstacles regarding the completeness of the requirements. Conformity between the objectives and the results achieved can be said to be appropriate. This is evidenced by the appreciation of the people who use the service. Conformity between policies and implementation can not be said to be suitable. Policy accountability requires transparency from the village government and assessment from the community. However, the transparency mechanism of Kemutug Lor Village is still said to be lacking. Other obstacles that occur include the lack of socialization to the community, the distribution of smart books that are not comprehensive, and the lack of mentoring understanding to people who are illiterate or cannot read.

Keywords: Village level Integrated Service Administration Accountability (PANTES), legal accountability, process accountability, program accountability, policy accountability.
Kata kunciKata Kunci : Akuntabilitas Pelayanan Administrasi Terpadu Tingkat Desa (PANTES), akuntabilitas hukum, akuntabilitas proses, akuntabilitas program, akuntabilitas kebijakan
Pembimbing 1Dr. Wahyuningrat, M.Si
Pembimbing 2Dr. Alizar Isna, M.Si
Pembimbing 3Dr. Denok Kurniasih, M.Si
Tahun2019
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2019-08-28 14:50:43.262427
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.