Artikel Ilmiah : G1D014085 a.n. ARY NUR KHASANAH

Kembali Update Delete

NIMG1D014085
NamamhsARY NUR KHASANAH
Judul ArtikelHubungan Tugas Perkembangan Keluarga dengan Sikap Remaja tentang Perilaku Berisiko Seksual pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Karanglewas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Perilaku berisiko seksual saat ini semakin mengkhawatirkan. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu sikap. Sikap pada remaja salah satunya dipengaruhi oleh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tugas perkembangan keluarga dengan sikap remaja terhadap perilaku berisiko seksual pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Karanglewas. Metode Penelitian : Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah 46 responden. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan yaitu dengan total sampling. Hasil : Terdapat korelasi yang bermakna antara variabel tugas perkembangan keluarga dengan sikap remaja terhadap perilaku berisiko seksual dengan nilai p-value = 0,016. Kekuatan hubungan kedua variabel lemah dengan nilai r = 0,353. Arah hubungan kedua variabel searah, yang berarti semakin terpenuhinya tugas perkembangan keluarga maka sikap remaja terhadap perilaku berisiko seksual semakin baik. Kesimpulan : Tugas perkembangan keluarga memiliki hubungan yang signifikan dengan sikap remaja terhadap perilaku berisiko seksual.Data dianalisis menggunakan Uji Spearman
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Current sexual risk behaviors are increasingly worrying. One of the influencing factors of sexual risk behaviors is attitude. The attitudes in adolescent is influenced by family. The aimed of this study was to determine the relationship between family development task with adolescent attitudes towards sexual risk behavior on VIII grades students of SMP Negeri 2 Karanglewas. Research Methods: The design of this study used a cross sectional approach with 46 respondents. The sampling technique used is total sampling. Data were analyzed by Spearman Rank Test. Results: There was a significant correlation between family development tasks with adolescent attitudes towards sexual risk behavior (p-value = 0.016). The strength of the relationship between the two variables are weak (r = 0.353). The relationship direction between two variables is positive correlation, which means the more fulfilled family development task, the adolescent attitude towards sexual risk behavior is getting better. Conclusion: Family development task has a significant relationship with adolescent attitudes towards sexual risk behavior.
Kata kunciTugas Perkembangan Keluarga, Remaja, Sikap, Perilaku berisiko seksual.
Pembimbing 1Asep Iskandar., M.Kep., Ns.,Sp.Kep.Kom
Pembimbing 2Sito Hatmoko, SKM., S.Kep.,MKM
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2019-08-27 18:48:44.766188
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.