| NIM | I1C015048 |
| Namamhs | MAHRANI DEWI |
| Judul Artikel | Uji Aktivitas Gel Ekstrak Etanolik Terpurifikasi Daun Bakau Hitam (Rhizophora mucronata) terhadap Pengobatan Luka Bakar pada TIkus |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Luka Bakar merupakan kerusakan pada kulit disebabkan oleh panas yang berlebihan atau bahan kimia. Bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai penyembuhan luka bakar adalah daun bakau hitam (Rhizophora mucronata). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perubahan konsentrasi gel ekstrak etanol terpurifikasi daun bakau hitam terhadap sifat fisik gel, stabilitas, dan mengetahui efek penyembuhan luka bakar pada punggung tikus. Sediaan gel dibuat 3 formula dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu F1 (0,25%), F2 (0,5%), dan F3 (0,75%). Evaluasi gel meliputi uji organoleptis, pH, homogenitas, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Uji stabilitas gel digunakan metode freeze-thaw 6 siklus. Uji aktivitas dilakukan dengan dioleskan gel ekstrak daun bakau hitam pada tikus yang dibuat luka bakar dan selanjutnya dikuantifikasi luas luka menggunakan ImageJ. Analisis data dilakukan secara dekstiptif dan analisis statistik Oneway ANOVA. Hasil analisis yaitu gel ekstrak etanol terpurifikasi daun bakau hitam konsentrasi 0,5% (F2) merupakan formula terbaik dan gel dengan konsentrasi ekstrak 0,75% (F3) memiliki efek penyembuhan luka bakar yang paling baik dibandingkan dengan formula lainnya.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | A Burn is defined as damage to the skin caused by excessive heat or caustic chemicals. The material that can be used as awound healing leaves black bakau (Rhizophora mucronata). The aims of this study to determine the effect of changes in the concentration gel of purified ethanol of black bakau leaves in the physical properties of gel, stability, and know the effect of healing burn wounds on the backs of rats. Gel preparations made 3 formulas, namely F1 (0,25%), F2 (0,5%), and F3 (0,75%). Evaluations of gel formulation includes organoleptic test, pH, homogeneity, viscosity, dispersive power, and adhesion. Stability test used freeze-thaw method 6 cycles. Activity test was carriedout by lubricating by leaf extract ointment black bakau on rats that were burned., further quantified the injuries using ImageJ program. The result data were analyzed by dectiptive and statistical by Oneway ANOVA test. The results are the gel of purified ethanol of bakau extract concentation of 0,5% (F2) is the best formula and the gel with extract concentrasion of 0,75% (F3) has the potential burn wound healingbetter when compared to other formulas |
| Kata kunci | Daun Bakau, Sediaan Gel, Luka Bakar |
| Pembimbing 1 | Nuryanti, M.Sc., Apt. |
| Pembimbing 2 | Dr. Warsinah, M.Si., Apt. |
| Pembimbing 3 | Dr. Tuti Tri Suhesti, M.Sc., Apt. |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2019-08-27 10:25:11.297087 |
|---|