Artikel Ilmiah : F1D012048 a.n. MUHAMMAD LUTHFI
| NIM | F1D012048 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD LUTHFI |
| Judul Artikel | Peran Elit Informal Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Karangsalam Sebagai Desa Wisata Di Kecamatan Baturraden |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian skripsi ini berjudul “Peran Elit Informal Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Karangsalam Sebagai Desa Wisata Di Kecamatan Baturraden”. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mengetahui peran elit informal dalam pemberdayaan masyarakat Desa Karangsalam sebagai desa wisata di Kecamatan Baturraden dan mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat peran elit informal dalam pemberdayaan masyarakat Desa Karangsalam sebagai desa wisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik penetapan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada awalnya potensi wisata alam di Karangsalam masih belum dikembangkan secara optimal. Elit informal pemberdayaan yang dimotori oleh Bapak Sisworo sebagai warga desa Karangsalam pada awalnya prihatin dengan kondisi potensi alam Karangsalam yang belum dioptimalkan oleh desa, oleh karena itu dirinya dan beberapa warga desa membentuk Kelompok Sadar Wisata Tirta Kamulyan. Dalam perannya elit informal berusaha menanamkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan wisata lokal yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Kemudian, proses berlanjut dengan dibangunnya infrasturktur pendukung baik itu infrastuktur fisik (jalan menuju akses wisata, pembangunan toilet) dan infrastuktur sosial (pendirian homestay untuk kegiatan live in atau hidup bersama dengan masyarakat desa). Pengembangan wisata alam di Desa Karangsalam dapat menjadi lahan pendapatan warga dan desa khususnya dalam Pendapatan Asli Desa melalui sharing profit yang telah ditetapkan. Hal tersebut dapat digambarkan dalam Teori Pemberdayaan Masyarakat serta Konsep Elit Informal. Pengembangan wisata alam di Karangsalam tidak terlepas dari faktor pendukung dan penghambat yang ada. Faktor pendukung dalam pemberdayaan masyarakat ialah adanya partisipasi aktif dari masyarakat dalam pembangunan sarana prasarana, serta komunikasi yang nirkonflik antara Pokdarwis Tirta Kamulyan dengan pemerintahan desa. Faktor penghambat dalam pemberdayaan masyarakat ialah masih terbatasnya sumber daya manusia yang masih berusia muda yang banyak ide dan kreativitas |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This thesis research entitled "The Role of Informal Elit Karangsalam In Rural Community Empowerment For Rural Tourism In Sub Baturraden". The purpose of this research is to understand and acknowledge the role of the informal elite in community empowerment Karangsalam village as a tourist village in the district Baturraden and determine the factors that support and hinder the informal elite role in empowering communities Karangsalam village as a tourist village. This study uses qualitative research methods with determination technique informants using purposive sampling and snowball sampling. The results showed that at first the potential of nature tourism in Karangsalam still not developed. Empowering informal elite led by Mr. Sisworo as Hamlet Head II Karangsalam initially concerned with the condition of the natural potential Karangsalam that has not been optimized by the village, therefore he and several villagers formed Kamulyan Water Tourism Awareness Group. In his role of informal elites are seeking to develop an understanding and awareness of the importance of local travel management to improve the welfare of citizens. Then, the process continues with the construction of supporting infrastructure be it physical infrastructure (access road to travel, construction of toilets) and social infrastructure (homestay establishments for activities live in or live together with the villagers). Nature tourism development in the village can become a land Karangsalam income and rural residents, especially in the village revenue through profit sharing has been set. It can be described in the Theory of Community Empowerment and Informal Elite Concepts. Nature tourism development in Karangsalam not independent of the supporting factors and obstacles that exist. Factors supporting community empowerment is the active participation of the community in the development of infrastructure, as well as the communication between Pokdarwis Tirta non-conflict Kamulyan village administration. Inhibiting factor in community development is still limited human resources are still young that a lot of ideas and creativity. |
| Kata kunci | Peran, Elit Informal, Pemberdayaan Masyarakat Desa |
| Pembimbing 1 | Dr. Sos. Waluyo Handoko, M.Sc |
| Pembimbing 2 | Indaru Setyo Nurprojo, S.IP, M.A |
| Pembimbing 3 | Drs. Syah Firdaus, M.Si |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 27 |
| Tgl. Entri | 2019-08-24 18:07:58.854833 |