Artikel Ilmiah : I1A015077 a.n. ADDINA SITI RUSMARHATUN
| NIM | I1A015077 |
|---|---|
| Namamhs | ADDINA SITI RUSMARHATUN |
| Judul Artikel | ANALISIS KONSELING KELUARGA BERENCANA PADA BIDAN TENTANG PENGGUNAAN NON METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (NON-MKJP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUNGGELAN 1 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang: Program Keluarga Berencana (KB) adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan dan mengatur kehamilan untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Penggunaan metode Non-MKJP masih menjadi tantangan karena terdapat kasus drop out setiap tahunnya. Untuk itu dibutuhkan analisis mengenai konseling KB pada bidan sebagai pemberi pelayanan, agar program KB dapat berjalan dengan baik. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian terdiri dari 8 informan utama bidan yang telah mengikuti pelatihan penyuluhan konseling KB dan informan pendukung 1 orang koordinator bidan, dan 1 orang akseptor KB dropout dan tidak drop out. Analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian: Pemahaman informan utama mengenai KB adalah untuk mengatur dan merencanakan kehamilan. Konseling KB penting untuk menjalin kedekatan dengan akseptor sehingga terjadi perubahan sikap. Proses konseling KB belum sepenuhnya sesuai panduan, tapi tidak mengurangi informasi yang harus disampaikan pada klien. Media yang sering digunakan adalah lembar balik, alat peraga, poster, buku KIA dan ABPK. Kendala yang dihadapi saat konseling KB adalah waktu yang terbatas dan kepercayaan akseptor. Motivasi informan utama untuk melakukan konseling KB adalah berdasarkan pengalaman pribadi dan ingin membantu klien meningkatkan kesejahteraannya dengan program KB. Kesimpulan: Konseling KB yang dilakukan belum sesuai dengan panduan konseling KB namun inti dari konseling tetap tersampaikan. Keterbatasan waktu dan pengaruh lingkungan kepercayaan klien menjadi kendala informan dalam melakukan konseling KB. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Family planning Program (KB) is an effort to regulate the birth of children, the ideal distance and age of childbirth and regulating pregnancy to create quality families. The use of Non-MKJP methods is still a challenge because there is a drop out case annually. Therefore, it is necessary to analyze the KB counseling on midwives as service providers, so that the KB program can run well. Methods: This research is a qualitative descriptive study. The subject of research were eight midwives who have participated in the training of counseling of KB and midwives coordinator, the acceptor of KB dropout and the acceptor of KB does not drop out. Data analysis using data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. Result: The main informant’s undestanding of KB is to organize and plan a pregnancy. KB Counseling is important to establish proximity with the acceptor so that changes in attitudes occur. The process of counseling KB is not yet fully compliant, but does not reduce the information to be conveyed on clients. The media that is often used are flipchart, props, posters, books KIA and ABPK. The obstacles encountered during KB counseling are limited time and acceptor trust. The main informant motivation for conducting KB counseling is based on personal experience and wants to help clients improve their prosperity with the KB program.. Conclusion: The family planning counselling has not been in accordance with the steps in the guidance of the KB counseling but the core information of counseling is still delivered. Time constraints and impact of the client's trust environment become an informant constraint in conducting KB counseling. |
| Kata kunci | Keluarga Berencana (KB), konseling KB, bidan |
| Pembimbing 1 | Colti Sistiarani, SKM., M.Kes |
| Pembimbing 2 | Arrum Firda Ayu M., SKM., M.kes |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2019-08-22 15:35:05.970856 |