Artikel Ilmiah : J1D015010 a.n. SEPTI WAHYUNINGTIYAS
| NIM | J1D015010 |
|---|---|
| Namamhs | SEPTI WAHYUNINGTIYAS |
| Judul Artikel | Implikatur Percakapan dalam Novel Ayah karya Andrea Hirata |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian yang berbentuk deskriptif kualiatif ini mengkaji pelanggaran bidal dalam prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan, serta makna tersirat dalam tuturan tokoh. Data yang digunakan berupa tuturan yang mengandung pelanggaran prinsip kerja sama dan kesantunan, makna tersirat dalam tuturan yang mengandung pelanggaran, dan konteks yang melingkupi. Data-data tersebut diperoleh dari sumber data berupa novel Ayah karya Andrea Hirata. Adapun metode yang digunakan dalam pemerolehan data, yaitu metode simak menggunakan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC). Peneliti kemudian menganalisis data yang telah diperoleh menggunakan metode padan dengan daya pilah pragmatis. Teknik dasar metode padan yang digunakan adalah Pilah Unsur Penentu (PUP) dan menggunakan metode informal dalam penyajian hasil analisis data. Berdasarkan analisis data, terdapat pelanggaran pada setiap bidal dalam prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan. Pelanggaran bidal yang paling sering muncul, yaitu pelanggaran bidal keperkenaan. Adapun bidal yang paling sedikit mengandung pelanggaran, yaitu bidal cara. Adanya pelanggaran bidal-bidal tersebut menjadi penyebab munculnya implikatur percakapan dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. Namun, adanya pelanggaran tersebut dapat memberikan manfaat bagi pembaca, khususnya bagi siswa. Pengkajian terhadap pelanggaran prinsip kerja sama dapat menambah wawasan mengenai prinsip-prinsip yang seharusnya digunakan dalam kegiatan bercakap-cakap. Kata kunci: pragmatik, pelanggaran, prinsip kerja sama, prinsip kesantunan, implikatur |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This descriptive qualitative research-typed analyzes the maxim violations in cooperative and politeness principles, as well as the implicit meaning within the character’s speech. The data used in this research are the speech that contains the violations of cooperative and politeness principles, implicit meaning within the speech that contains violation, and its context. Those data were obtained from the source of data which is Ayah’s novel by Andrea Hirata. The method used in data acquisition are observation method by using tapping basic technique and Non-Participate Observation Technique (SBLC) of competent involvement. The data gotten for the research are then analyzed by using identity method with pragmatics sorting. Basic technique of equal method used is Selecting the Determinant Elements (PUP) and using informal method in serving the result of data analysis. Based on the data analysis, there is violation in every maxim of cooperative and politeness principles. The maxim violation which mostly occurs is approbation maxim violation. Besides, the maxim violation that contains the least violation is maxim of manner. Those maxims violations is the cause of conversational implicature in Ayah’s novel by Andrea Hirata. However, those violations can give some advantages for the readers, especially for the students. The study of cooperative principle violations can give more insights concerning the principles that have to be used in conversation. This knowledge is then applied in daily life. Keywords: pragmatics, violation, cooperative principles, politeness principles, implicature. |
| Kata kunci | Kata kunci: pragmatik, pelanggaran, prinsip kerja sama, prinsip kesantunan, implikatur |
| Pembimbing 1 | Dra. Dyah Wijayawati, M.Pd. |
| Pembimbing 2 | Vera Krisnawati, S.S., M.Pd. |
| Pembimbing 3 | Etin Pujihastuti, S.S., M.Pd. |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | 2019-08-21 09:41:28.746639 |