Artikel Ilmiah : C1A015116 a.n. ITA SUSILOWATI

Kembali Update Delete

NIMC1A015116
NamamhsITA SUSILOWATI
Judul ArtikelMARJIN PEMASARAN IKAN LAYANG DI KABUPATEN PATI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sektor perikanan di Kabupaten Pati merupakan salah satu sektor unggulan, hal ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat di Kabupaten Pati yang bekerja di sektor ini seperti nelayan, pedagang ikan, dan industri pengolahan ikan. Sektor perikanan di Kabupaten Pati disumbang dari 4 kecamatan yang terletak di wilayah pesisir, salah satunya adalah Kecamatan Juwana yang sebagian besar nelayannya merupakan nelayan skala besar. Ikan yang memiliki produksi tertinggi di Kabupaten Pati adalah ikan layang. Ikan layang ini oleh masyarakat di Kabupaten Pati diolah menjadi ikan pindang layang dan dipasarkan ke pasar – pasar sekitar Kabupten Pati dan daerah – daerah lain. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari saluran pemasaran ikan layang di Kabupaten Pati, menganalisis besarnya marjin pemasaran serta mengetahui tingkat efisiensi pemasaran ikan layang. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara berdasarkan kuesioner. Dalam penentuan sampel pedagang menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 saluran pemasaran ikan layang dengan 2 jenis produk yang dipasarkan yaitu ikan layang beku dan ikan pindang layang. Saluran pemasaran terpendek adalah saluran pemasaran 1 dan saluran pemasaran terpanjang adalah saluran pemasaran 4. Marjin pemasaran untuk ikan pindang beku tertinggi terdapat pada saluran 3 yaitu sebesar Rp16.500,00 dan marjin pemasaran terendah terdapat pada saluran pemasaran 1 dengan marjin pemasaran sebesar Rp500,00. Pemasaran ikan layang beku, saluran pemasaran 1 lebih efisien dibandingkan saluran 2. Sedangkan untuk pemasaran ikan pindang layang, saluran pemasaran 3 lebh efisien dibandingkan saluran pemasaran 4. Bagi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati dan TPI Bajomulyo Unit 2 Juwana memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada nelayan dan pedagang ikan khususnya ikan layang mengenai harga, kualitas, pemasaran, pelelangan dan kondisi pasar guna meningkatkan kualitas dan efisiensi pemasaran ikan layang. Diharapkan nelayan dan pedagang ikan untuk lebih mampu memanfaatkan pasar dengan lebih memperhatikan permintaan pasar terhadap pemasaran produk ikan layang.
Abtrak (Bhs. Inggris)The fisheries sector in Pati Regency is one of the leading sectors, this is evidenced by the large number of people in Pati Regency who work in this sector such as fishermen, fish traders, and the fish processing industry. The fisheries sector in Pati Regency is contributed from 4 subdistricts located in coastal areas, one of which is Juwana Subdistrict, most of the fishermen are large scale fishermen. The fish that has the highest production in Pati Regency is the flying fish. This fly fish by the people in Pati Regency is processed into pindang fly fish which is marketed to markets around Pati Regency and other regions. This research was conducted to study the marketing of fly fish in Pati Regency, analyze the magnitude of marketing margins and determine the level of marketing efficiency of flying fish. This study uses interview techniques based on questionnaires. In determining the sample the trader uses snowball sampling. The results showed that there were 4 marketing channels for flying fish with 2 types of products marketed namely frozen floating fish and floating fish. The shortest marketing channel is the marketing channel 1 and the longest marketing channel is the marketing channel 4. The highest marketing margin for frozen boiled fish is in channel 3 which is IDR 16,500.00 and the lowest marketing margin is in marketing channel 1 with a marketing margin of IDR 500,00. Marketing of frozen fly fish, marketing channel 1 is more efficient than channel 2. While for marketing floating fish, marketing channel 3 is more efficient than marketing channel 4. For the Maritime Affairs and Fisheries Office of Pati Regency and TPI Bajomulyo Unit 2 Juwana provides counseling and guidance to fishermen and fish traders, especially flying fish regarding price, quality, marketing, auctions and market conditions in order to improve the quality and efficiency of marketing of flying fish. It is expected that fishermen and fish traders will be better able to utilize the market by paying more attention to market demand for the marketing of flying fish products.
Kata kunciIkan layang, marjin pemasaran, efisiensi pemasaran, Kabupaten Pati, ikan pindang layang
Pembimbing 1Istiqomah, S.E, M.Sc, Ph. D
Pembimbing 2Drs. Sukiman, MP
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2019-08-19 19:33:40.484683
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.