Artikel Ilmiah : E1A115030 a.n. ELLA OCTAVIA SUGIHARTO
| NIM | E1A115030 |
|---|---|
| Namamhs | ELLA OCTAVIA SUGIHARTO |
| Judul Artikel | Tindak Pidana Memperniagakan Satwa Yang Dilindungi Dalam Keadaan Hidup Beserta Bagian Tubuhnya (Tinjauan Yuridis Putusan No.71/Pid.B/Lh/2018/Pn.Plw) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perdagangan satwa lindung menjadi salah satu masalah besar di Indonesia yang mengakibatkan semakin berkurang jumlahnya di alam liar. Berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, satwa yang dilindungi tidak boleh diperjualbelikan dan dipelihara tanpa ijin dari pihak yang berwenang. Trenggiling merupakan salah satu endemic yang paling sering diincar untuk dijualbelikan. Namun telah terjadi tindak pidana memperniagakan satwa langka dalam keadaan hidup serta bagian tubuhnya yang terdapat dalam putusan Nomor 71/Pid.B/LH/2018/PN.Plw. Tujuan dari penelitian ini. Rumsuan masalah yang dapat ditarik adalah apakah unsur-unsur tindak pidananya telah terpenuhi atau belum. Lalu bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan Nomor 71/Pid.B/LH/2018/PN.Plw. Tujuannya agar mengetahui apakah unsur-unsur tindak pidana telah terpenuhi atau belum serta mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara dalam putusan Nomor 71/Pid.B/LH/2018/PN.Plw. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka yang merupakan data sekunder atau disebut juga penelitian hukum kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbuatan terdakwa secara sah dan meyakinkan telah āmemperniagakan dan mengangkut satwa yang dilindungiā. Sebagaimana terpenuhi dan terbuktinya semua unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 21 ayat (2) huruf a dan d UU RI No.5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya sedang yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan menerapkan teori absolut, karena hakim hanya menjatuhkan pidana penjara dan denda tanpa adanya hukuman lain yang bersifat preventif guna mencegah kejahatan terulang kembali. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Protection of wildlife trade is one of the major problems in Indonesia, which has reduced the number in the wild. Based on RI Law No. 5 of 1990 concerning Conservation of Biological Natural Resources and their Ecosystems, protected animals may not be traded and maintained without permission from the authorities. Pangolin is one of the endemic most often targeted for sale and purchase. However, there has been a criminal offense in trading endangered species and their body parts contained in the decision Number 71 / Pid.B / LH / 2018 / PN.Plw. The purpose of this study. The formulation of the problem that can be drawn is whether the criminal elements have been met or not. Then how is the basis for the judge's judgment in ruling verdict Number 71 / Pid.B / LH / 2018 / PN.Plw. The aim is to find out whether the elements of a criminal offense have been fulfilled or not and also know the basis of the judge's judgment in deciding a case in the decision No. 71 / Pid.B / LH / 2018 / PN.Plw. The approach method used in this research is a normative juridical method which is carried out by examining library materials which are secondary data or also called library law research. The results showed that the defendant's actions legally and convincingly had "demonstrated and transported protected animals". As fulfilled and proven all elements of criminal acts in Article 21 paragraph (2) letters a and d of RI Law No.5 of 1990 concerning Conservation of Biological Natural Resources and their Ecosystems which are the basis for judges' judgment in dropping the decision to apply absolute theory, because the judge only sentenced him to imprisonment and fines without any other preventive punishment to prevent the crime from recurring. |
| Kata kunci | Tindak Pidana, Perniagaan, Satwa Lindung |
| Pembimbing 1 | Dr. Budiyono, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Haryanto Dwiatmodjo, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 3 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H. |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 111 |
| Tgl. Entri | 2019-08-18 08:10:49.435752 |