Artikel Ilmiah : F1B015044 a.n. SARI NURFATWA HAKIM
| NIM | F1B015044 |
|---|---|
| Namamhs | SARI NURFATWA HAKIM |
| Judul Artikel | Keberhasilan Implementasi Perdes No. 11 Tahun 2014 Tentang PHBS di Desa Karanglo Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Penelitian ini berjudul Keberhasilan Perdes Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Desa Karanglo Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas menggunakan teori Edward III. Judul tersebut dilatarbelakangi karena saat ini Desa Karanglo menjadi desa terbaik ke III dalam pelaksanaan PHBS se-Indonesia dengan mendapat penghargaan dari Menteri Kesehatan RI. Padahal, desa-desa sekitar karanglo ini masih terbilang tertinggal dalam PHBSnya. PHBS sendiri menjadi masalah yang cukup mengakar di negara berkembang seperti indonesia, khususnya di pedesaan yang masyarakatnya masih primitif. Pemerintah desa dan masyarakat saling mendukung satu sama lain untuk mewujudkan Desa Karanglo yang bersih dan sehat Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa positif dan signifikan pengaruh komunikasi, struktur birokrasi, sumber daya manusia, dan disposisi terhadap Keberhasilan Perdes Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Desa Karanglo Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalam kuantitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik proportional stratified random sampling digunakan dengan tujuan untuk memperoleh sampel yang representatif. Pengumpulan data menggunakan pengisian kuisioner, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah Korelasi Kendall Tau (τ) c, Koefisien Konkordasi Kendall (W), dan Regresi Ordinal. Hasil penelitian menunjukan bahwa empat faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi yang dikemukakan oleh Edward III mempunyai hubungan positif dan signifikan dalam Implementasi Perdes No 11 Tahun 2014 Di Desa Karanglo Kecamatan Cilongok. Komunikasi yang dilakukan oleh aparatur Desa Karnglo terhadap upaya implementasi PHBS pada masyarakatnya cukup baik sehingga masyarakata dapat memahami baik arti, dan atau prosedur PHBS yang akan dilaksanakan di seluruh desa. Sumberdaya manusia Desa Karanglo sendiri sudah cukup baik, banyak lulusan S1 bahkan ada yang sampai mengenyam pendidikan S2 sehingga masyarakat desa cukup baik dalam menerima informasi. Dalam struktur birokrasi di Desa Karanglo sudah sangat tertata dan rapi, oleh karena itu ini membuat implementasi perdes berjalan dengan baik. Serta disposisi Desa Karanglo juga mendukung dalam pelaksanaan Implementasi Pedres PHBS ini, masyarakat menganggap disposisi yang ada di desa mempermudah dan mendukung jalannya Implementasi Perdes No 11 Tahun 2014 Di Desa Karanglo. Kata kunci : Desa Karanglo, PHBS. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT This study is entitled The Success of Perdes Number 11 of 2014 concerning Clean and Healthy Behavior in Karanglo Village, Cilongok Subdistrict, Banyumas Regency using the theory of Edward III. The title was motivated because Karanglo Village is currently the third best village in the implementation of PHBS throughout Indonesia with an award from the Indonesian Minister of Health. In fact, the villages around Karanglo are still lagging behind in PHBS. PHBS itself is a problem that is quite rooted in developing countries such as Indonesia, especially in rural areas where the community is still primitive. The village government and the community support each other to create a clean and healthy Karanglo Village. The purpose of this study was to find out how positive and significant the influence of communication, bureaucratic structure, human resources, and disposition on the success of Perdes Number 11 of 2014 concerning Clean and Healthy Living Behavior in Karanglo Village, Cilongok District, Banyumas Regency. The method used in this study is quantitative. The selection of informants using proportional stratified random sampling technique was used in order to obtain a representative sample. Data collection uses filling in questionnaires, observation and documentation. The data analysis method used is the Kendall Tau Correlation (τ) c, the Kendall Coordation Coefficient (W), and Ordinal Regression. The results showed that four factors that influence the success of the implementation proposed by Edward III had a positive and significant relationship in the Implementation of Regulation No. 11 of 2014 in Karanglo Village, Cilongok District. The communication carried out by the Karnglo Village apparatus on the efforts to implement PHBS in the community is quite good so that the community can understand both the meaning and / or procedures of PHBS that will be implemented in all villages. The human resources of Karanglo Village itself are quite good, there are many S1 graduates and some even get S2 education so that the village community is quite good at receiving information. In the bureaucratic structure in Karanglo Village it has been very organized and neat, therefore this makes the implementation of the process work well. As well as the disposition of Karanglo Village also supports the implementation of the PHBS Pedres Implementation, the community considers the disposition in the village to simplify and support the implementation of Perdes No. 11 of 2014 in Karanglo Village. Keywords: Karanglo Village, PHBS. |
| Kata kunci | Desa Karanglo, PHBS. |
| Pembimbing 1 | Dr. Slamet Rosyadi, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Drs. Andi Antono, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Dr. Denok Kurniasih, M.Si. |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2019-08-16 09:10:21.463789 |