Artikel Ilmiah : H1F012081 a.n. TEGUH KALIMASYADA

Kembali Update Delete

NIMH1F012081
NamamhsTEGUH KALIMASYADA
Judul ArtikelANALISIS PERCAMPURAN FLUIDA PANAS BUMI DENGAN AIR METEORIK DAERAH KARANGPARI DAN SEKITARNYA, KECAMATAN BANTARKAWUNG, KABUPATEN BREBES,
JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Panas bumi merupakan bidang yang erat kaitannya dengan ilmu geologi, dan banyak dipelajari untuk memenuhi kebutuhan energi manusia. Energi panas bumi merupakan salah satu sumber energi yang potensial yang berasal dari panas bumi, relatif ramah lingkungan dan terbarukan jika dibandingkan dengan energi fosil. Daerah penelitian terletak pada daerah Karangpari dan sekitarnya, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, provinsi Jawa Tengah, yang berada di sebelah barat gunung Slamet. Daerah penelitian termasuk dalam zona fisiografi Pegunugan Serayu Utara yang dikontrol oleh struktur geologi sehingga geomorfologi daerah penelitian merupakan Satuan Pegunungan Struktural. Stratigrafi daerah penelitian dari tua ke muda tersusun atas Formasi Rambatan, Formasi Halang, Endapan Lahar Slamet dan Endapan Aluvium. Struktur geologi yang mengontrol daerah penelitian adalah berupa sebuah lipatan antiklin dan tiga buah sesar naik yang memanjang dari tenggara ke barat laut daerah penelitian. Percampuran air panas bumi daerah penelitian melibatkan air panas bumi dan air meteorik. Dimana proses yang terjadi adalah pengenceran air panas bumi oleh air meteorik. Hal ini mengakibatkan fluida mata air panas bumi daerah penelitian tidak mencapai kesetimbangan (immature water). Berdasarkan plot diagram entalpi vs silika dan diagram entalpi vs klorida, temperatur reservoir panas bumi daerah penelitian adalah 145oC untuk Reservoir Cipanas-Karangpari dan 146oC untuk Reservoir Cilakar dengan rasio percampuran air panas bumi yaitu 95 % kehadiran air meteoric untuk MAP Cipanas, 92 % kehadiran air meteoric untuk MAP Cilakar 1, 90 % kehadiran air meteoric untuk MAP Cilakar 2 dan 88 % kehadiran air meteoric untuk MAP Karangpari.
Abtrak (Bhs. Inggris)Geothermal is a field that is closely related to geology, and is widely studied to meet human energy needs. Geothermal energy is one of the potential sources of energy derived from geothermal energy, is relatively environmentally friendly and renewable when compared to fossil energy. The research area is located in the Karangpari area and its surroundings, Bantarkawung District, Brebes Regency, Central Java Province, which is west of Mount Slamet. The study area is included in the physiology zone of North Serayu Mountains which is controlled by geological structures so that the geomorphology of the study area is the Structural Mountain Unit. The stratigraphy of the study area from old to young is composed of Rambat Formation, Halang Formation, Slamet Lava Formation and Aluvium Deposition. The geological structure that controls the study area is in the form of an anticline fold and three rising faults that extend from the southeast to the northwest of the study area. The mixing of geothermal water in the study area involves geothermal water and meteoric water. Where the process that occurs is the dilution of geothermal water by meteoric water. This resulted in fluid geothermal springs in the study area did not reach equilibrium (immature water). Based on the enthalpy vs. silica plot diagram and the enthalpy vs chloride diagram, the geothermal reservoir temperature of the study area is 145oC for Cipanas-Karangpari and 146 oC for Cilakar with a geothermal water mixing ratio of 95% presence of meteoric water for MAP Cipanas, 92% presence of meteoric water for MAP Cilakar 1, 90% presence of water meteoric for MAP Cilakar 2 and 88% presence of meteoric water for MAP Karangpari.
Kata kunciDiagram entalpi klorida, diagram entalpi silika, geologi, karangpari, percampuran air panas bumi, temperature reservoir
Pembimbing 1Adi Candra S.T.,M.T.
Pembimbing 2Sachrul Iswahyudi S.T.,M.T.
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman69
Tgl. Entri2019-08-15 22:09:53.477802
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.