Artikel Ilmiah : E1A013304 a.n. TETUKO SATRIA RAHARJO
| NIM | E1A013304 |
|---|---|
| Namamhs | TETUKO SATRIA RAHARJO |
| Judul Artikel | PENERAPAN TINDAK PIDANA PENADAHAN (TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PURWOKERTO NOMOR: 77/PID.B/2015/PN.PWT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Terdakwa telah melakukan pembelian sepeda motor yang ternyata hasil pencurian dan tanpa dilengkapi dengan surat-surat kendaraan yang sah yaitu STNK dan BPKB, namun Terdakwa tetap membeli sepeda motor tersebut, dengan demikian, menunjukkan bahwa pada dasarnya Terdakwa telah mengetahui atau sepatutnya harus sudah dapat menduga bahwa sepeda motor tersebut diperoleh dari suatu kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur - unsur tindak pidana penadahan dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum Hakim Pengadilan Negeri Purwokerto menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam putusan Nomor : 77/Pid B/2015/PN Pwt.Menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian deskriptif analisis, Sumber data sekunder, Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor 77/Pid B/2015/PN Pwt. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan unsur - unsur tindak pidana penadahan dalam putusan Pengadilan Negeri Purwokerto perkara Nomor : 77/Pid B/2015/PN Pwt, pertimbangan Hakim telah sesuai dengan Pasal 480 ke-1 KUHP, yang didakwakan Penuntut Umum. Perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan memenuhi unsur-unsur berikut: Barang siapa; Membeli, menyewa, menukar, menerima gadai, menerima hadiah, atau untuk menarik keuntungan, menjual, menyewakan, menukarkan, menggadaikan, mengangkut, menyimpan atau menyembunyikan sesuatu barang, yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa barang tersebut diperoleh dari suatu kejahatan. Dasar pertimbangan hukum Hakim Pengadilan Negeri Purwokerto menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam putusan Nomor : 77/Pid B/2015/PN Pwt, telah mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: Pertama, pertimbangan yuridis, Pasal 480 ke-1 KUHP, yang unsur-unsurnya telah terpenuhi, kelengkapan alat bukti: keterangan saksi-saksi, keterangan terdakwa. Kedua, pertimbangan sosiologis, hal yang meringankan dan yang memberatkan serta fakta yang terungkap dalam persidangan. Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana penadahan. Dipidana penjara selama 3 (tiga) bulan dan 15 (lima belas) hari. Terdakwa tetap berada dalam tahanan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Defendant have conducted purchasing of motorbike which actually is result of theft and without provided with valid vehicle letter that is STNK and BPKB, but Defendant remain to buy the motorbike, thereby, indicating that basically Defendant have known or deservedly should have earned to anticipate that the motorbike obtained from an badness. This research aim to to know applying of element embezzlement. doing an injustice element and to know consideration base punish Judge of district court Purwokerto let fall to defendant in Number decision : 77 / Pid B/2015/Pn Pwt. Applying method approach of normative juridical. Specification of descriptive research of analysis, Source of secondary data, Decision District Court Purwokerto Number 77 / Pid B/2015/Pn Pwt. Pursuant to result of research known that applying of element embezzlement. (buying of stolen goods) doing an injustice element in District Court Purwokerto Number case decision : 77 / Pid B/2015/Pn Pwt, Judge consideration have as according to Section 480 first KUHP, asserted by Public Prosecutor. Deed of Defendant have proven validly and assure to fulfill elements following: Whose goods; Buying, renting, converting, accepting pawn, accepting present, or to make hay, to selling, renting, commuting for, mortgaging, transporting, storage or hide something goods, knew or deservedly have to be anticipated that the goods obtained from an badness. Consideration base punish Judge of district court Purwokerto drop crime to defendant in Number decision : 77 / Pid B/2015/Pn Pwt, have considered the followings is: First, yuridical consideration, Section 480 first KUHP, which is its elements have fufilled, equipment of evidence appliance: eyewitness boldness, boldness. Both, sociologis consideration, matter lightening and weighing against and also fact which is expressed in conference. Guilty defendant conduct doing an injustice embezzlement. Punished by prison during 3 (three) months and 15 (fifteen day). Defendant remain to stay in prisoner |
| Kata kunci | Penerapan, Tindak Pidana, Penadahan |
| Pembimbing 1 | Dr. H. Setya Wahyudi, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Dr. Budiyono, S. H., M.Hum |
| Pembimbing 3 | Haryanto Dwiatmodjo, SH, M.Hum |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 90 |
| Tgl. Entri | 2019-08-15 17:53:50.573468 |