| NIM | D1A015233 |
| Namamhs | APRILIA YUSTIA |
| Judul Artikel | KECERNAAN BAHAN KERING DAN KECERNAAN BAHAN ORGANIK SECARA IN VIVO PADA ITIK LOKAL JANTAN YANG DI SUPLEMENTASI AMPAS TEH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik ampas teh yang difermentasi dengan EM4 dan Trichoderma viride dengan level pemberian yang berbeda pada itik lokal jantan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah itik lokal jantan, ampas teh, EM4, inokulum Trichoderma viride, pakan basal, kandang, tempat pakan dan minum, timbangan, peralatan uji kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Perlakuan yang digunakan adalah A0 : pakan basal tanpa suplemen ampas teh fermentasi, A1 : pakan basal dengan penambahan ampas teh fermentasi EM4 2,5%, A2 : pakan basal dengan penambahan ampas teh fermentasi EM4 5%, A3 : pakan basal dengan penambahan ampas teh fermentasi Trichoderma viride 2,5%, dan A4 : pakan basal dengan penambahan ampas teh fermentasi Trichoderma viride 5%. Pakan yang digunakan mengandung energi 2987,32 kcal dan protein kasar sebesar 17,68%. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik pada itik lokal jantan. Hasil rataan kecernaan bahan kering adalah A0 92,67%; A1 92,67%; A2 91,40%; A3 92,15%; dan A4 91,81% dan hasil rataan kecernaan bahan organik adalah A0 91,37%; A1 92,93%; A2 90,48%; A3 92,23%; dan A4 92,78%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan pemberian limbah ampas teh yang difermentasi EM4 dan Trichoderma viride dengan level 2,5% dan 5% belum mampu meningkatkan kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The purpose of this study was to determine the effect of dry matter digestibility and digestibility of organic matter of tea pulp fermented with EM4 and Trichoderma viride with different levels of administration in male local ducks. The material used in this study were male local ducks, tea pulp, EM4, Trichoderma viride inoculum, basal feed, cages, animal feed and drink place, scales, dry matter digestibility test equipment and organic matter digestibility. The treatment used was A0: basal feed without fermented tea pulp supplement, A1: basal feed with addition of 2.5% EM4 fermented tea pulp, A2: basal feed with addition of EM4 5% fermented tea pulp, A3: basal feed with the addition of tea pulp Trichoderma viride 2.5% fermentation, and A4: basal feed with the addition of Trichoderma viride 5% fermented tea pulp. The feed used contained 2987.32 kcal of energy and crude protein of 17.68%. The study used a completely randomized design with 5 treatments and 4 replications. The results showed that the treatment had no significant effect (P> 0.05) on dry matter digestibility and organic matter digestibility in male local ducks. The average dry matter digestibility (CBC) was A0 92.67%, A1 92, 67%; A2 91.40%; A3 92.15%; and A4 91.81% and organic matter digestibility was A0 91.37%; A1 92.93%; A2 90.48%; A3 92, 23%; and A4 92.78%. It can be concluded that the provision of EM4 and Trichoderma viride fermented tea waste with 2.5% and 5% levels has not been able to improve dry matter digestibility and digestibility of organic matter. |
| Kata kunci | Ampas teh, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik dan itik lokal jantan. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir Elly Tugiyanti, MP |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir Emmy Susanti, MP |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2019-08-15 07:06:05.767231 |
|---|