Artikel Ilmiah : E1A015258 a.n. ERSDI NOFEMBRITA
| NIM | E1A015258 |
|---|---|
| Namamhs | ERSDI NOFEMBRITA |
| Judul Artikel | KEKUATAN PEMBUKTIAN DIGITAL FORENSIK DALAM PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA UJARAN KEBENCIAN MELALUI FACEBOOK (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor : 1105/Pid.Sus/2017/PN Jkt.Utr) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tindak pidana ujaran kebencian melalui media sosial Facebook merupakan suatu kejahatan yang memerlukan perhatian khusus terutama dari aparat penegak hukum. Mengingat ujaran kebencian melalui Facebook berhubungan dengan penggunaan peralatan elektronik, dan tidak hanya menyasar perorangan saja melainkan terhadap Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) yang berpotensi memecah belah bangsa. Oleh karena itu diperlukan pula peran aplikasi bidang ilmu pengetahuan dan teknologi komputer yang disebut dengan digital forensik dalam pembuktian hukumnya, sebagaimana diputus dalam Putusan Nomor : 1105/Pid.Sus/2017/PN Jkt.Utr, sehingga bisa mendapatkan bukti digital yang dapat digunakan untuk menjerat pelaku ujaran kebencian melalui Facebook tersebut. Peneliti menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis yang disajikan dalam bentuk uraian yang disusun secara sistematis. Selanjutnya metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Hasil penelitian peneliti terhadap Putusan Nomor : 1105/Pid.Sus/2017/PN Jkt.Utr menunjukan bahwa penerapan ilmu digital forensik pada tindak pidana ujaran kebencian melalui Facebook diperlukan, meskipun tidak mengikat hakim akan tetapi digital forensik mampu memberi kontribusi terhadap penemuan barang bukti dari suatu tindak pidana melalui perangkat elektronik. Dengan demikian barang bukti tersebut dapat digunakan hakim sebagai bahan pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap diri terdakwa. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Criminal acts of hate speech using social media Facebook is a crime that requires special attention, especially from law enforcement officials. Considering the utterance of hate speech using Facebook is related electronical device and especially not only targeting individuals but also towards ethnicity, religion, racial and intergroup (termed “SARA” issues) which has the potential to divide the nation. Therefore, the role of the application of the field of computer science and technology that called forensic digital, is needed in the verification of the law, as decided in Decision Number: 1105/Pid.Sus/2017/PN Jkt.Utr, so that it can obtain digital evidence that can be used to ensnare the offender of hate speech using the Facebook. The researcher used a normative juridical research method with a descriptive analytical research specification. The data used are secondary data obtained from literature. The research specifications used are analytical descriptive which are presented in the form of descriptions that are arranged systematically. Furthermore, the method of data analysis in this study uses the method of qualitative normative analysis. The results of research by researchers on Decision Number: 1105/Pid.Sus/2017/PN Jkt.Utr show that the application of digital forensic science to criminal acts of hate speech using Facebook is needed, although it does not bind judges but digital forensics is able to contribute to the discovery of goods evidence of a crime using electronic device. Therefore the evidence can be used by the judge as a legal consideration for the judge in making a decision against the defendant. |
| Kata kunci | Pembuktian, Digital Forensik, Tindak Pidana Ujaran Kebencian |
| Pembimbing 1 | Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Dessi Perdani Yuris Pusita Sari, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.H. |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2019-08-14 23:21:04.765654 |