Artikel Ilmiah : E1A014273 a.n. GIMAS KUSBARI

Kembali Update Delete

NIME1A014273
NamamhsGIMAS KUSBARI
Judul ArtikelGUGAT CERAI KARENA SUAMI
TIDAK DAPAT MELAKUKAN
KEWAJIBAN (Tinjauan yuridis terhadap Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor 156/Pdt.G/2018/PN Mlg.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan disebutkan bahwa “Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”, namun dalam praktiknya berumahtangga ini banyak terjadi permasalahan yang berujung perceraian, sehingga tujuan perkawinan tersebut tidak tercapai, seperti Putusan Nomor 156/Pdt.G/2018/PN Mlg.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai pertimbangan hukum hakim dalam memutus gugat cerai karena suami tidak dapat melakukan kewajiban Pengadilan Negeri Malang: Nomor 156/Pdt.G/2018/PN Mlg. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analitis, teknik pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventarisasi data, penyajian data dengan teks naratif dan analisis data normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai gugat cerai karena suami tidak dapat melakukan kewajiban terhadap Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor 156/Pdt.G/2018/PN Mlg, pertimbangan Hukum Hakim hanya mendasarkan pada penjelasan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 19 huruf (a), (b) dan (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Menurut peneliti sebaiknya pertimbangan Hukum Hakim mengesampingkan Pasal 19 huruf (a) dan (b) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan melengkapi ketentuan Pasal 33 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan
Abtrak (Bhs. Inggris)Article 1 the law number 1 of 1974 about the marriages it was stated that marriage is a bond born inner between a man with a woman as husband-wife with the aim of forming families of a household ) who happy lasting based on the only one god, but in practice it is a lot of household problems occur which led to divorce, so the purpose of the of a marriage is not sufficient, as either of about divorce occurring in the district court Malang by the judgment of number 156 / Pdt.G / 2018 / PN Mlg.Highlights the difficulty in this research is about judicial consideration the judge in charge of cutting off the divorce because of the district court Malang: number 156 / Pet.G / 2018 / PN Mlg .Methods used in this research is normative juridical, specification prescriptive research analysis, the study data collection techniques literature available with inventory, the data collected then presented in the form of the text .
Kata kunciPerceraian, suami tidak melakukan kewajiban
Pembimbing 1Haedah Farads, S.H., M.H.
Pembimbing 2Rochati, S.H., M.Hum.
Pembimbing 3Dr. Siti Muflichah, S.H., M.H.
Tahun2019
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2019-08-14 14:53:26.757838
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.