Artikel Ilmiah : A1L014031 a.n. LAILY TAZKIYAH HIDAYATI

Kembali Update Delete

NIMA1L014031
NamamhsLAILY TAZKIYAH HIDAYATI
Judul ArtikelRespons Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) pada Pemberian Pupuk Organik Cair dengan Berbagai Dosis dan Frekuensi
Abstrak (Bhs. Indonesia)Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu komoditas sayuran
yang banyak diminati. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi
mentimun yaitu dengan pemberian pupuk organik cair Superbionik pada dosis dan
frekuensi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mendapatkan pengaruh
pemberian pupuk organik cair Superbionik dengan berbagai dosis dan frekuensi
terbaik terhadap pertumbuhan tanaman mentimun, 2) mendapatkan pengaruh
pemberian pupuk organik cair Superbionik dengan berbagai dosis dan frekuensi
terbaik terhadap hasil tanaman mentimun.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Melung, Kecamatan
Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Agroekologi Fakultas
Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, pada bulan September sampai
November 2018. Bahan yang digunakan antara lain benih mentimun varietas
Mercy F1, air, tanah andosol, pupuk kandang, dan pupuk organik cair
Superbionik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)
dengan 7 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan penelitian ini adalah A : dosis
100 ml frekuensi 3 hari sekali, B : dosis 100 ml frekuensi 6 hari sekali, C : dosis
100 ml frekuensi 9 hari sekali, D : dosis 200 ml frekuensi 3 hari sekali, E : dosis
200 ml frekuensi 6 hari sekali, F : dosis 200 ml frekuensi 9 hari sekali, K : tanpa
pemberian pupuk organik cair. Variabel yang damati adalah panjang tanaman,
jumlah daun, bobot tanaman kering, bobot tanaman segar, jumlah bunga per
tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, panjang buah, dan
diameter buah mentimun. Data dianalisis dengan ANOVA, apabila terdapat
pengaruh yang nyata, diuji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT)
pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) dosis pupuk organik cair dengan 200
ml frekuensi 3 hari sekali dapat meningkatkan panjang tanaman dan jumlah daun,
2) dosis pupuk organik cair dengan 200 ml frekuensi 6 hari sekali dapat
meningkatkan panjang buah dan diameter buah mentimun, tetapi tidak
meningkatkan jumlah bunga, jumlah buah dan bobot buah per tanaman mentimun.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cucumber is one of horticulture comodity has big demand. Things that should
be done if going to increase cucumber production is giving factory liquid organic
fertilizer at correct dosage and frequency. This research was aimed to, 1) get the
best combination of dosage and frequency Superbionik liquid organic fertilizer of
the growth cucumber, 2) get the best combination of dosage and frequency
Superbionik liquid organic fertilizer of the yield cucumber.
This research was conducted at Melung Village, Kedungbanten, Banyumas
and Agroecology Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman
University, from September to November 2018. Materials used include Cucumber
seed varieties Mercy F1, water, andosol soil, manure, and factory liquid organic
fertilizer. The experiment used a Randomized Block Design (RBD) with 7
treatments and 4 replications. Treatment this study, A: dosage of 100 ml
frequently once every 3 days, B: dosage of 100 ml frequently once every 6 days,
C: dosage of 100 ml frequently once every 9 days, D: dosage of 200 ml frequently
once every 3 days, E: dosage of 200 ml frequently once every 6 days, F: dosage of
200 ml frequently once every 9 days, K: without providing liquid organic
fertilizer. The variables observed were length plant, leaf number, fresh plant
weight, dry plant weight, the number of flowers per plant, the number of fruits per
plant, fruit weight per plant, length fruit and diameter fruit of cucumber. The data
obtained were analyzed using ANOVA, if there is real effect followed test by
Duncan Multiple Range Test (DMRT) on level 5%.
The result showed that,1) the dosage of liquid organic fertilizer 200 ml
frequently once every 3 days increased on length plant and leaf number, 2) the
dosage of liquid organic fertilizer 200 ml frequently once every 6 days increased
on length fruit and diameter fruit, but can not increased the number of flowers per
plant, the number of fruits per plant, and fruit weight per plant.
Kata kuncimentimun, pupuk organik cair, dosis, frekuensi pemupukan
Pembimbing 1Ir. Eny Rokhminarsi, M.P
Pembimbing 2Dr. Ir. Heru Adi Djatmiko, M.P
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman42
Tgl. Entri2019-08-12 21:04:47.72141
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.