| NIM | A1F015052 |
| Namamhs | MUHAMMAD FATHI MUTSAQOF |
| Judul Artikel | Profil Pengrajin Gula Kelapa Di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Gula kelapa merupakan salah satu komoditas yang memiliki peranan penting dalam sektor pertanian. Pengrajin gula kelapa merupakan profesi yang masih banyak dilakukan oleh masyarakat pedesaan, namun masih minim dalam hal pendataan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai profil pengrajin gula kelapa di Kecamatan Kemranjen. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui gambaran umum tentang jumlah pengrajin jumlah pohon yang disadap, dan jumlah produksi gula di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, 2) untuk mengetahui jenis bahan bakar di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode sensus. Total responden di Kecamatan Kemranjen sebanyak 585 orang. Variabel yang diteliti adalah profil pengrajin gula kelapa, dan sebaran bahan bakar yang digunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah pengrajin, jumlah pohon yang disadap, dan jumlah produksi gula di Kecamatan Kemranjen adalah 585 orang, 8.718 pohon, 2.615 Kg/hari. Jumlah terbanyak adalah Desa Karanggintung (332 orang, 5.100 pohon, dan 1.402 Kg/hari) sedangkan yang paling sedikit adalah Desa Kecila (3 orang, 25 pohon, dan 8 Kg/hari). Mayoritas bahan bakar yang digunakan adalah kayu bakar, namun terdapat pengrajin yang menambahkan serbuk gergajian seperti di Desa Pageralang, Karanggintung, dan Kedungpring. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Coconut sugar is one of the commodity in agriculture sector. Coconut sugar craftmens is a job that many people in village still do. Therefore, research was conducted on the profile of the coconut sugar craftsmen at the Kemranjen District. The purpose of this research was to 1) find out the general description of the number of craftsmen, the number of tapped trees, the amount of sugar production at Kemranjen District, Banyumas Regency, 2) find out the type of fuel in at the Kemranjen District, Banyumas Regency. This research used a census method to obtain research data. The total number of respondents in the Kemranjen District was 585 people. The variables studied were the profile of coconut sugar craftmens, and the distribution of the kind of fuel. The results showed that the number of craftsmen, the number of trees were tapped, and the amount of sugar production in Kemranjen District were 585 people, 8.718 trees, 2.615 kg/day. The highest number is Karanggintung Village (332 people, 5.100 trees and 1.402 kg/day) while the least is Kecila Village (3 people, 25 trees and 8 kg/day). Most of the fuel that used is wood and some of them add wooden dust like Pageralang Village, Karanggintung Village, and Kedungpring Village. |
| Kata kunci | gula kelapa, pengrajin gula kelapa, bahan bakar |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Tri Yanto, M.T. |
| Pembimbing 2 | Karseno, S.P., M.P., Ph.D |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2019-08-09 16:40:51.47278 |
|---|