Artikel Ilmiah : H1E015017 a.n. REISYA NURRIANTI
| NIM | H1E015017 |
|---|---|
| Namamhs | REISYA NURRIANTI |
| Judul Artikel | PERBANDINGAN ANALISIS PENGUKURAN BEBAN KERJA PSIKOLOGIS PADA PERAWAT MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX, RSME, DAN SWAT (Studi Kasus di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga) COMPARATIVE MEASUREMENT ANALYSIS OF NURSES PSYCHOLOGICAL WORKLOAD USING NASA-TLX, RSME, AND SWAT METHOD (Case Study at dr. R. Goeteng Taroenadibrata Public Hospital Purbalingga) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Rumah sakit adalah lembaga yang memiliki tanggung jawab langsung untuk layanan kesehatan yang komprehensif, kuratif dan preventif kepada masyarakat. Pelayanan keperawatan menjadi salah satu garda utama dalam menjamin kesehatan pasien di rumah sakit. Terdapat potensi bahaya dari sisi ergonomi dan psikososial yang dirasakan oleh perawat, hal ini disebabkan karena pekerjaan yang dilakukan oleh perawat cenderung manual dan berulang, menuntut konsentrasi tinggi, aktivitas fisik, kebutuhan waktu, dan kontak dengan pasien yang menuntut kondisi prima. Melalui penelitian ini, dilakukan pengukuran beban kerja mental terhadap 73 perawat pelaksana yang melakukan aktivitas di 8 unit kerja RSUD. dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Kuesioner NASA-TLX dan RSME digunakan sebagai instrumen pengukuran yang bersifat subjektif. Data dihimpun dan kemudian dianalisis sehingga diperoleh hasil nilai beban kerja mental menggunakan metode NASA-TLX dan RSME di 8 unit kerja secara berturut-turut adalah 82,48 dan 107 (Cempaka), 81,87 dan 148 (Dahlia), 81,25 dan 106 (Kenanga), 81,20 dan 102 (Anggrek), 70,15 dan 85 (Flamboyan), 68,50 dan 80 (Edelweis), 64,94 dan 116 (Lavender), serta 63,89 dan 95 (Menur). Penerapan kedua metode dapat dinyatakan sebanding, karena terdapat korelasi antara nilai beban kerja hasil pengukuran menggunakan metode NASA-TLX dan metode RSME dengan nilai p = 0,006 serta nilai r = 0,339. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Hospital is an institution that has direct responsibility for comprehensive, curative and preventive health services to the community. Nursing services are one of the important elements to ensure the health of patients. There are potential hazards in terms of ergonomics and psychosocial perceived by nurses, this is due to the responsibilities of nurses that have manual and repetitive tasks, demand a high concentration, physical activity, tight time needs, and contact with patients by superfine conditions. Through this research, mental workload measurements were implemented to 73 nurses who perform their activities in 8 work units at dr. R. Goeteng Taroenadibrata public hospital Purbalingga. The NASA-TLX and RSME questionnaires were used as a subjective measurement instrument. Data were collected and analyzed using SPSS to find out the statistic descriptive, Pearson correlation, Rank-Spearman correlation, reliability test, validity test, comparative test, and t-test. Results showed the value of mental workload using the NASA-TLX and RSME methods in 8 work units respectively are 82.48 and 107 (Cempaka), 81.87 and148 (Dahlia), 81.25 and 106 (Kenanga), 81.20 and 102 (Anggrek), 70.15 and 85 (Flamboyan), 68.50 and 80 (Edelweis), 64.94 and 116 (Lavender), the last is 63.89 and 95 (Menur). The application of the two methods was comparable because there was a correlation between the measured workload value using NASA-TLX and RSME method with a value of p = 0.006 and the value of r = 0.339. |
| Kata kunci | Beban Kerja Mental, Perawat, NASA-TLX, dan RSME. (Mental Workload, Nurse, NASA-TLX, and RSME) |
| Pembimbing 1 | Niko Siameva Uletika, S.T., M.Eng |
| Pembimbing 2 | Rani Aulia Imran, S.T., M.T |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2019-08-09 06:58:07.267291 |