Artikel Ilmiah : E1A115138 a.n. FITRI ANDIANI

Kembali Update Delete

NIME1A115138
NamamhsFITRI ANDIANI
Judul ArtikelPENGARUH AMICUS CURIAE TERHADAP INDEPENDENSI HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA PIDANA (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Yogyakarta)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Hakim dalam hal memutus perkara pidana mempunyai independensi yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang lepas dari pengaruh kekuasaan lain Dalam penyelesaian perkara pidana di dalam proses pembuktian diperlukan 2 (dua) alat bukti yang sah dan adanya keyakinan hakim. Seringkali dengan 2 (dua) alat bukti dinilai belum cukup oleh hakim untuk menemukan suatu titik jernih penyelesaian perkara pidana. Sehingga banyak kasus yang dinilai tidak memenuhi rasa keadilan. . Dalam kasus yang terjadi di negara dengan sistem hukum common law, manakala terjadi kasus yang belum diatur ketentuannya atau tidak jelas aturannya disana berkembang konsep Amicus Curiae dimana pihak luar bisa melalukan pendapat dengan mengrimkan Amicus Brief . Konsep Amicus Curiae belum mempunyai aturan khusus dalam sistem peradilan pidana Indonesia, meskipun demikian sudah ada beberapa kasus pidana yang menghadirkan Amicus Curiae dalam proses penyelesaiannya. Penelitian ini untuk mengetahui kedudukan Amicus Curiae dalam Sistem Peradilan Pidana serta pengaruhnya terhadap independensi hakim dalam memutus perkara pidana. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif, metode pengumpulan data studi kepustakaan dan wawancara, serta metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa kedudukan Amicus Curiae dalam sistem peradilan pidana adalah untuk menambah keyakinan hakim dalam memberikan pertimbangan hukum untuk memberikan putusan.. Mengenai pengaruhnya terhadap independensi hakim dalam memutus perkara pidana dilihat dari beberapa faktor adalah bersifat kasuistik bisa berpengaruh maupun tidak berpengaruh terhadap pertimbangan hukum yang diambil.
Abtrak (Bhs. Inggris)Judges in terms of deciding criminal cases have independence guaranteed by laws and regulations that are free from the intevention by the external power. In resolving criminal cases in the process of proof, 2 (two) legal evidence is required and conviction of the judges. Often with 2 (two) legal evidence often considered not enough by the judge to find a clear point of settlement of criminal cases and considered not fulfilling the social justice. In cases that occur in countries with a common law system, if there are cases that have not been regulated or the rules are unclear, the concept of Amicus Curiae develops where outsiders can pass their opinions by sending Amicus Brief. The concept of Amicus Curiae does not yet have specific regulaton in the Indonesian criminal justice system, although there have been several criminal cases that have presented Amicus Curiae in the court. This study is to determine the position of Amicus Curiae in the Criminal Justice System and its influence on the independence of judges in deciding criminal cases. This study uses Sociological Juridical approach with specifications of descriptive research, interview and library data collection methods, and also qualitative data analysis methods The results of the research that have been carried out that the position of Amicus Curiae in the criminal justice system is to increase the judge's conviction in providing legal considerations to give a verdict. As for the influence on the independence of judges in deciding criminal cases based on several factors, which are casuistic, Amicus Curiae can be affecting or not affecting the legal consideration.
Kata kunciAmicus Curiae, Independensi Hakim, Perkara Pidana
Pembimbing 1Dr. Budiyono, S.H.,M.Hum
Pembimbing 2Handri Wirastuti Sawitri, S.H.,M.H
Pembimbing 3Dessi PerdaniYuris.Puspita Sari, S.H., M.H.
Tahun2019
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2019-08-07 22:07:44.948863
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.