Artikel Ilmiah : D1A015058 a.n. AGNES DIAH EKA SAFITRI

Kembali Update Delete

NIMD1A015058
NamamhsAGNES DIAH EKA SAFITRI
Judul ArtikelBOBOT DAN TEBAL KERABANG TELUR ITIK YANG DIBERI PROBIOTIK
RABAL DAN RABAL PLUS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian berjudul “Bobot dan Tebal Kerabang Telur Itik yang diberi Probiotik Rabal dan Raba Plus” dilaksanakan mulai tanggal 17 Desember 2018 sampai dengan 5 Januari 2019, bertempat di KTTI Berkah Abadi, Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan probiotik rabal dan rabal plus terhadap bobot dan tebal kerabang telur itik. Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu 600 ekor itik Tegal yang dibagi menjadi 24 petak kandang yang masing-masing diisi 25 ekor, telur itik, pakan, probiotik rabal dan rabal plus. Bahan pembuatan probiotik terdiri dari ragi, air kelapa, gula, bakteri asam laktat (Lactobacillus casei, Lactobacillus bulgaricus, Streptococus thermopillus). Peralatan yang digunakan yaitu tempat minum dan tempat pakan, mikrometer digital dan timbangan analitik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan rancangan dasar yaitu Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial dengan 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Peubah yang diamati yaitu bobot kerabang dan tebal kerabang telur itik Tegal. Berdasarkan hasil penelitian, rataan bobot kerabang telur itik Tegal berkisra antara 8,73 g – 10,20 g. Rataan tebal kerabang telur itik Tegal yaitu berkisar antara 0,50 mm – 0,60 mm. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penambahan probiotik rabal dan rabal plus pada ransum itik Tegal tidak memberikan pengaruh yang nyata (P > 0,05).
Abtrak (Bhs. Inggris)The study entitled "The Weight and Thickness of Duck Egg Shells with dietary supplementation of Rabal and Rabal Plus Probiotics" was conducted from December 17, 2018 to January 5, 2019, at KTTI Berkah Abadi, Pesurungan Lor Village, Margadana District, Tegal, Central Java. This study aims to examine the effect of the addition of rabal and rabal plus probiotics on the weight and thickness of duck egg shells. The material used in the study was 600 Tegal ducks which were divided into 24 cage plots, each filled with 25, duck eggs, feed, rabal and rabal plus Probiotics. The ingredients used for probiotics consisted of yeast, coconut water, sugar, lactic acid bacteria (Lactobacillus casei, Lactobacillus bulgaricus, Streptococus thermopillus). The equipment, used were drinkers and feeders, digital micrometers and analytical scales. This research was conducted using an experimental method with a basic design, namely Completely Randomized Design with 6 treatments and 4 replications. The variables observed were eggshell weight and thickness of Tegal duck eggshell. Based on the results of the study, the average weight of Tegal duck eggshells were between 8.73 g - 10.20 g. The thickness of Tegal duck eggshell was between 0.50 mm - 0.60 mm. The results of the analysis of variance showed that the addition of rabal and rabal plus probiotics to Tegal duck rations had no signifikant effect (P > 0.05).
Kata kunciProbiotik, itik Tegal, bobot kerabang, tebal kerabang
Pembimbing 1Dr. Ir. Rosidi, M.P.
Pembimbing 2Ir. H. Imam Suswoyo, M.Agr.Sc
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman6
Tgl. Entri2019-08-07 11:35:05.847583
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.