Artikel Ilmiah : H1B015048 a.n. AUADI ULLI ROSAD

Kembali Update Delete

NIMH1B015048
NamamhsAUADI ULLI ROSAD
Judul ArtikelPEMETAAN RISIKO BANJIR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS ( SIG ) DIPROVINSI JAWA TENGAH DAN DIY
Abstrak (Bhs. Indonesia)Propinsi Jawa Tengah dan DIY, yang merupakan kota besar dengan jumlah penduduk yang tinggi dan diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini tentunya meningkatkan kebutuhan bangunan dan prasarana pendukungnya. Akibat kebutuhan lahan yang sangat besar, maka penggunaan lahan seringkali tidak terkendali, tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang, maupun konsep pembangunan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran suatu tingkat bahaya dan kerentanan di wilayah Jawa Tengah dan DIY khususnya terhadap bencana banjir, sebagai bagian dari upaya pengendalian bencana banjir. Studi ini dilakukan dengan melakukan
penilaian tingkat bahaya dan kerentanan dari aspek kondisi fisik, kondisi sosial ekonomi serta kondisi lingkungan pada kawasan yang sering mengalami genangan maupun luapan banjir serta faktor-faktor penyebab terjadinya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode skoring dan
pembobotan menggunakan tiga kelas/kategori yaitu rendah, sedang, dan tinggi dimana masing-masing kelas diberikan skor 0,333 untuk rendah, 0,667 untuk sedang, dan 1 untuk tinggi, berdasarkan peraturan BNPB Nomor 2 Tahun 2012. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengumpulan data sekunder dari instansi terkait seperti, BPBD, BMKG, BPS, KEMENDAGRI, BIG. Selanjutnya
dilakukan kompilasi data, analisis data berupa skoring paramater tingkat bahaya dan tingkat kerentanan pada kawasan yang ditinjau. Hasil analisis yang telah dilakukan didapatkan daerah yang masuk kategori tingkat ancaman terhadap bahaya banjir rendah seluas 96,64% (33259 km2), sedang 3,45% (1155 km2), tinggi 0,003% (1 km2), yang tersebar secara tidak merata di 40 Kabupaten/Kota.
Jumlah desa yang masuk dalam kategori rendah sebanyak 7895 desa, sedang 232 desa, dan tinggi 0 desa. Kabupaten/Kota dengan desa yang masuk kategori tingkat ancaman terhadap bahaya banjir tinggi adalah desa Samirejo Kecamatan Gembong Kabupaten Pati.
KATA KUNCI: bahaya, tingkat kerentanan, banjir.
Abtrak (Bhs. Inggris)Central Java Province and DIY, which are large cities with high population and are expected to continue to increase every year. This certainly increases the building needs and supporting infrastructure. As a result of the huge land requirements, land use is often uncontrolled, not in accordance with the Spatial Plan, or the concept of sustainable development. The purpose of this
research is to get a description of the level of danger and vulnerability in the area of Central Java and DIY, especially for floods, as part of efforts to control flood disasters. This study was carried out by assessing the level of danger and vulnerability in terms of physical conditions, socio-economic conditions and environmental conditions in areas that often experience inundation and overflow as well as the factors that cause it to occur. The method used in the study was the scoring and weighting method using three classes / categories namely low, medium, and high where each class was given a score of 0.333 for low, 0.667 for moderate, and 1 for high, based on BNPB regulation Number 2 of 2012. Data collection is done by secondary data collection methods from related agencies such as, BPBD, BMKG, BPS, KEMENDAGRI, BIG. Data compilation is then carried out, data analysis in the form of hazard level parameters and level of vulnerability in the area being reviewed. The results of the analysis that have been carried out found that the area included in the category of threat level of
low flood hazard was 96.64% (33259 km2), medium 3.45% (1155 km2), height 0.003% (1 km2), which was spread unevenly in 40 Regencies / Cities. The number of villages included in the low category is 7895 villages, while 232 villages, and 0 villages. Districts / cities with villages that are in the threat level category for high flood hazards are Samirejo village, Gembong District, Pati Regency.
KEYWORDS: danger, level of vulnerability, flood.
Kata kunciBahaya, Tingkat Kerentanan, Banjir
Pembimbing 1Dr. Ing. Suroso, S. T., M.Sc.
Pembimbing 2Dr. Eng. Purwanto Bekti Santoso, S.T.,M.T
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2019-08-06 10:07:13.134822
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.