Artikel Ilmiah : D1A015100 a.n. VIDA NUR FADHILLAH

Kembali Update Delete

NIMD1A015100
NamamhsVIDA NUR FADHILLAH
Judul ArtikelSUPLEMENTASI TEPUNG BIJI ALPUKAT DALAM PAKAN TERHADAP BOBOT DAN KETEBALAN KERABANG TELUR PUYUH
Abstrak (Bhs. Indonesia)penelitian ini dilaksanakanuntuk mengkaji suplementasi tepung biji alpukat dalam pakan terhadap bobot dan ketebalan kerabang telur puyuh. Bahan pakan yang digunakan yaitu jagung, dedak padi, bungkil kedelai, tepung ikan, tepung biji alpukat, minyak kelapa sawit, kalsium karbonat (CaCO3), premix, lisin dan metionin. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Materi penelitian terdiri dari 100 ekor puyuh betina. Perlakuan tersebut terdiri dari R0 : pakan basal/kontrol; R1 : pakan yang mengandung 3% tepung biji alpukat; R2 : pakan yang mengandung 6% tepung biji alpukat; R3 : pakan yang mengandung 9% tepung biji alpukat. Data yang diperoleh menggunakan analisis variansi. Hasil rataan bobot kerabang telur puyuh dari perlakuan R0, R1, R2, R3 berturut-turut adalah 0,80±0,02; 0,75±0,02; 0,75±0,04; 0,75±0,05 dan rataan ketebalan kerabang telur puyuh dari perlakuan R0, R1, R2, R3 berturut-turut adalah 0,17±0,01; 0,17±0,02; 0,17±0,01; 0,17±0,01. Hasil penelitian menunjukan bahwa suplementasi tepung biji alpukat dalam pakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot dan ketebalan kerabang telur puyuh. Kesimpulan penelitian adalah suplementasi tepung biji alpukat sampai dengan 9% dalam pakan menghasilkan bobot dan ketebalan keraban telur yang relatif sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)The aim of this research was to know the suplementation of avocado seed flour in feed on the weight and thickness of quail egg shells. . The feed ingredient were used corn, rice bran, soybean meal, fish meal, avocado seed flour, palm oil, calcium carbonate (CaCO3), premix, lysine and methionine. Research conducted an experiment using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replicates. The research material consisted of 100 female quails. The treatment were consists of R0 : basal feed / control ; R1 : feed containing 3% avocado seed flour; R2 : feed containing 6% avocado seed flour; R3 : feed containing 9% avocado seed flour . Data obtained using variance analysis. The average weight of quail egg shells from treatments R0 , R1 , R2 , R3 were 0.80 ± 0.02; 0.75 ± 0.02 ; 0.75 ± 0.04 ; 0.75 ± 0.05 and the average of thickness of the quail egg shell thickness R0, R1, R2, R3 were 0.17 ± 0.01 ; 0.17 ± 0.02 ; 0.17 ± 0.01 ; 0.17 ± 0.01 . The results showed that supplementation of avocado seed flour in feed had no significant effect (P> 0.05) on the weight and thickness of quail egg shells . It can be concluded that the supplementation of avocado seed flour up to 9% in the feed produced relatively the same weight and thickness of egg thickness.
Kata kunciPuyuh Betina, Tepung Biji Alpukat, Bobot Kerabang Telur Puyuh, Ketebalan Kerabang Telur Puyuh
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Ning Iriyanti, MP.
Pembimbing 2Dr. Ir. Elly Tugiyanti, MP.
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2019-07-29 22:18:35.352662
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.