Artikel Ilmiah : G1A013101 a.n. INKA PUTRI KOSITA

Kembali Update Delete

NIMG1A013101
NamamhsINKA PUTRI KOSITA
Judul ArtikelGambaran Dukungan Keluarga Dalam Kemandirian Pasien Skizofrenia Di Desa Tlahab Lor Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Tahun 2019
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa berat yang
ditandai dengan disorganisasi pikiran, perasaan dan perilaku. Terdapat empat faktor
yang menyebabkan kekambuhan yaitu pasien, obat, penanggung jawab dan
keluarga. Kekambuhan pada pasien skizofrenia dapat dicegah dengan dukungan
keluarga. Proses pemulihan pada orang dengan skizofrenia (ODS) juga tidak
terlepas dari peran keluarga. Pemulihan pada pasien skizofrenia bertujuan untuk
menghilangkan stigma skizofrenia dengan melakukan perbaikan dengan gangguan
fungsional dan gejala-gejala sehingga tidak mengganggu kegiatan sosial dan
berperan dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga dalam masyarakat.
Tujuan Penelitian: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran dukungan
keluarga dalam pemulihan pasien skizofrenia di Desa Tlahab Lor Kecamatan
Karangreja Kabupaten purbalingga tahun 2019.
Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif
observasional. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang mendeskripsikan
mengenai fenomena yang ditemukan terhadap seluruh sampel (total sampling)
sebanyak 27 orang.
Hasil: Hasil yang didapat dari 27 responden didapatkan 25 pasien yang telah
mengalami pemulihan, 20 orang memiliki latar belakang dukungan keluarga yang
baik dan 5 orang memiliki dukungan keluarga cukup. Pada pasien dengan
dukungan keluarga buruk sejumlah 2 orang belum mengalami pemulihan sampai
dengan saat ini.
Kesimpulan: Dukungan keluarga yang baik berpengaruh terhadap proses
pemulihan dan kemandirian pasien skizofrenia di Desa Tlahab Lor Purbalingga.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Schyzophrenia is a mental disorder signed by disorganisation mind,
feelings, and behaviour. There are four factors may cause a relapse in schizophrenic
patients, they are patients, medicine, person in charge, and family. The relapse of
schizophrenic patients may be prevented by family support. Recovery process also
can be separated from the family support. The recovery process in schizophrenic
patients is aiming to remove the stigmatisation of schyzophrenia by repairing the
functional disorder and other symptomps so it can not disturb any social function of
the patients in their daily activities as a citizen in a society.
Aim: This study was aimed to observe the representation of family support in
recovery process in Tlahab Lor Villaage In Karangreja, Purbalingga at 2019 C.
Method: This study used observational-descriptive design. The Decriptive design
is a method to describe the phenomenon found in all sample. This study used a total
sampling method that contained total 27 respondents.
Result: The result acquired from all 27 respondents showed about 25 patients
which has been recovered, 20 patients have a good background of family support
and the remaining 5 of the patients have the adequate backround of family support.
The two patients that have not been recovered yet were observed as the patients
which have no good background of family support.
Kesimpulan: Family support was effective to independence process in the
schizophrenic patients in Tlahab Lor Village, Purbalingga.
Kata kuncidukungan keluarga, skizofrenia, pemulihan, tingkat kemandirian
Pembimbing 1dr. Basiran, Sp.KJ, MMR
Pembimbing 2Rahmawati Wulansari, P.Si., M.Si
Pembimbing 3-
Tahun2019
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2019-07-18 21:51:18.876837
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.