Artikel Ilmiah : A1F015018 a.n. YULI IRNAWATI

Kembali Update Delete

NIMA1F015018
NamamhsYULI IRNAWATI
Judul ArtikelPENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS REMPAH TERHADAP
SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORIS MINUMAN TEMULAWAK
SEGAR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Temulawak memberikan manfaat bagi kesehatan seperti antiinflamasi,
antikanker, penyembuh luka, dan menurunkan kadar kolesterol serum.
Temulawak yang digunakan sebagai tujuan untuk pengobatan biasanya diolah
menjadi minuman. Minuman temulawak mempunyai rasa yang kurang enak atau
getir, sehingga perlu ditambahkan rempah – rempah yang dapat mengurangi rasa
getir pada temulawak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui
pengaruh penambahan jenis rempah yang berbeda terhadap sifat sensori dan
fisikokimia pada minuman temulawak cair. Penelitian ini menggunakan metode
eksperimental dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu
penambahan berbagai jenis rempah (kencur, jahe, dan asam jawa) sehingga
diperoleh perlakuan yaitu A1 (tanpa penambahan rempah); A2 (asam jawa); A3
(kencur); A4 (jahe); A5 (kencur dan asam jawa); A6 (jahe dan asam jawa); A7
(kencur dan jahe); A8 (kencur, jahe dan asam jawa). Variabel yang diamati pada
penelitian ini yaitu total padatan terlarut, pH, warna dan sensoris (warna, rasa
manis, rasa pahit, aroma temulawak, kenampakan, flavor dan kesukaan). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pada variabel fisikokimia, penambahan asam jawa
sangat perpengaruh terhadap pH minuman temulawak. Penambahan rempah tidak
berpengaruh terhadap total padatan terlarut dan warna. Pada variabel sensori,
penambahan rempah dapat meningkatkan kecerahan warna, mengurangi rasa
pahit, meningkatkan rasa manis, aroma, kenampakan, flavour dan kesukaan
minuman temulawak. Perlakuan terbaik variabel fisikokimia dan sensori adalah
A8 (penambahan jahe, kencur dan asam jawa yang memiliki nilai kecerahan
(16,98); kekuningan (12,42); kehijauan (14,28); total padatan terlarut (14,92); pH
(4,42); serta pada variabel sensori memiliki nilai warna 3,4 ( kuning kecoklatan);
rasa manis 3,6 (mendekati manis); rasa pahit 4,4 (sedikit pahit); aroma temulawak
3,4 (agak khas); kenampakan 1,8 (mendekati sedikit bening); flavor 3,6
(mendekati enak); kesukaan 3,7 (mendekati suka).
Abtrak (Bhs. Inggris)Temulawak gives benefit for the health such as anti-inflammatory,
anticancer, wound healing, and decreases serum cholesterol levels. Temulawak
which is used for medication is usually processed into beverage. Temulawak
beverage is not tasty or slightly bitter, so it needs to be added with spices which
can reduce the bitter taste. The formulation of spices addition is to reduce the
bitterness in Temulawak beverage and also to increase antioxidants. This
research aimed to know the effect of adding various types of spices on sensory and
physicochemical characteristic in the liquid Temulawak beverage. This research
used the experimental method and Randomized Block Design (RBD) with one
factor, namely the addition of various types of spices (kencur, ginger, and
tamarind), so the treatments were A1 (without addition of spices); A2 (tamarind);
A3 (kencur); A4 (ginger); A5 (kencur and tamarind); A6 (ginger and tamarind);
A7 (kencur and ginger); A8 (kencur, ginger and tamarind). The variables
observed in this research were total dissolved solids, pH, color and sensory
(color, sweetness, bitter taste, Temulawak aroma, appearance, flavor and
preference).The results showed that in physicochemical variables, the addition of
tamarind was very influential on the pH of Temulawak beverage. The addition of
spices did not affect toward the total of dissolved solids and color. In the sensory
variables, the addition of spices could increase the color brightness; reduce
bitterness, increase sweetness, aroma, appearance, flavor and preference of
Temulawak beverage. The best treatment of physicochemical and sensory
variables was A8 (addition of ginger, kencur and tamarind (Tamarindus indica))
which had a brightness value (16.98); yellowish (12,42); greenness (14,28); total
dissolved solids (14,92); pH (4.42); and sensory variables had a color value of 3.4
(brownish yellow); sweet taste 3.6 (close to sweet); bitterness 4.4 (slightly bitter);
the aroma of Temulawak 3.4 (rather typical); appearance 1.8 (close to slightly
clear); flavor 3,6 (close to tasty); preference 3.7 (close to like).
Kata kunciMinuman tradisional, rempah tambahan, temulawak
Pembimbing 1Dr. Ir. Aisyah Tri Septiana, M.P.
Pembimbing 2Dr. Ir. Hery Winarsi, M.S.
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2019-07-10 12:47:38.228046
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.