Artikel Ilmiah : F1A015045 a.n. DINDA PRAMESWARY

Kembali Update Delete

NIMF1A015045
NamamhsDINDA PRAMESWARY
Judul ArtikelSEKSUALITAS YANG DITAKLUKAN (Analisis Wacana tentang Tradisi Sunat Perempuan
dalam Otobiografi Desert Flower)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sunat perempuan merupakan sebuah tradisi yang dijalankan secara turun-temurun oleh masyarakat Somalia. Tradisi ini dilakukan dengan berbagai variasi tindakan terhadap alat kelamin perempuan yang dipercaya memiliki makna tertentu meskipun beresiko menimbulkan dampak kesehatan yang fatal bagi perempuan yang menjalankannya, seperti yang dikisahkan dalam otobiografi Desert Flower. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan dibalik pelaksanaan tradisi sunat perempuan, mengidentifikasi faktor pendorong dari bertahannya tradisi sunat perempuan serta perilaku seksual si tokoh utama pasca dilakukannya tradisi sunat perempuan dalam otobiografi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode analisis wacana kritis Sara Mills dengan mempertimbangkan aspek kerangka seperti karakter tokoh, fragmentation, focalization dan schemata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi sunat perempuan merupakan alat kontrol sosial terhadap perilaku perempuan karena terdapat gagasan negatif mengenai seksualitas perempuan dan anggapan bahwa perempuan adalah media untuk menyalurkan nafsu laki-laki. Internalisasi nilai tradisi dan ancaman sanksi sosial membuat tradisi ini terus dilaksanakan para perempuan. Selain itu, pasca melakukan tradisi, tokoh utama tidak dapat menikmati hubungan seksual akibat trauma dan hilangnya sensitivitas organ intim.
Abtrak (Bhs. Inggris)Female circumcision is a tradition that has been practiced for generations by Somalis. This tradition is carried out with a variety of actions on female’s genital which are believed it have certain meanings even though there are risks of causing fatal health effects for the women who do it, as told in the Desert Flower autobiography. This study aims to explain the reasons behind the implementation of the tradition of female circumcision, identify the factors of the survival of the female circumcision tradition and sexual behavior of the main character after the tradition of female circumcision in the autobiography.
This research is a descriptive qualitative study using Sara Mills's critical discourse analysis method by considering aspects of criticism such as character, fragmentation, focalization and schemata. The results of the study shows that the tradition of female circumcision is for social control because there are negative ideas about women’s sexuality and there is an assumption that woman are a medium to satisfy men’s desires. Internalization of traditional values and a social sanctions make this tradition continue to be carried out by women. In addition, after carrying out the tradition, the main character can’t enjoy the sexual activites due to trauma and loss of sensitivity of intimate organs.
Kata kunciTradisi Sunat Perempuan, Otobiografi, Ketidakadilan Gender, Analisis Wacana
Pembimbing 1Dr. Sulyana Dadan, MA
Pembimbing 2Dr. Tyas Retno Wulan, M.Si
Pembimbing 3Drs. Dalhar Shodiq, M.Si
Tahun2019
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2019-06-27 12:46:30.299376
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.