Artikel Ilmiah : F1C014050 a.n. FAIZAL HERMAWAN
| NIM | F1C014050 |
|---|---|
| Namamhs | FAIZAL HERMAWAN |
| Judul Artikel | STRATEGI KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA PAPRINGAN SEBAGAI SENTRA BATIK BANYUMASAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Papringan merupakan salah satu Desa di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah yang memiliki kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan industri batik. Pengrajin batik di Desa papringan mayoritas merupakan buruh batik dan kini telah berkembang menjadi salah satu sentra batik banyumasan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan komponen komunikasi yang terjadi dalam pengembangan sentra batik banyumasan di Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas serta menganalisis strategi komunikasi pemberdayaan masyarakat yang digunakan dalam mengembangkan Desa Papringan sebagai sentra batik banyumasan. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan memakai strategi SWOT sebagai analisis strateginya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komponen komunikasi yang dilakukan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Papringan meliputi : (1) Komunikator atau pihak yang menyampaikan pesan adalah Pmerintah Desa Papringan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banyumas, dan Bank Indonesia Cabang Purwokerto. (2) Pesan yang disampaikan merupakan pesan ajakan (persuasif) pada masyarakat agar berpartisipasi dalam program pemberdayaan yang dilakukan. (3) Media yang digunakan dalam berkomunikasi yaitu secara langsung (tatap muka) dan secara tidak langsung (melalui surat, telepon dan media sosial WhatsApp). (4) Penerima pesan dalam hal ini yaitu masyarakat Desa Papringan yang berprofesi sebagai pengrajin batik. (5) Dampak program pemberdayaan masyarakat yang dirasakan yaitu masyarakat menjadi bertambah pengetahuan mengenai teknik membatik, pengelolaan usaha dan meningkatkan pendapatan. Strategi komunikasi pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan Desa Papringan menjadi sentra batik banyumasan dilakukan dengan : musyawarah / rembug desa, pelibatan tokoh dan lembaga desa, mengadakan pelatihan-pelatihan, penguatan lembaga, studi banding ke daerah pembatik, mengikuti event dan pameran, membangun kerjasama pemasaran dan pemanfaatan sosial media. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Papringan Village is one of the villages in Banyumas District, Banyumas Regency, Central Java Province which has community empowerment activities in the development of the batik industry. The majority of batik craftsmen in Papringan Village are batik laborers and have now developed into one of the banyumasan batik centers. This research purposes to describe the communication component engaged in developing Batik Banyumasan Central in Papringan, Banyumas and analyzing communication strategy of people empowerment applied in developing Papringan Village as the center of Batik Banyumasan. This research has done by taking qualitative method along with case study approach and SWOT strategy as the analysis strategy. Result shows that communication component applied in empowering people in Papringan Village pervades: (1) Communicator or the one who acts as the messenger are Papringan Village’s Administation, Department of Industry and Trade of Banyumas, and Bank Indonesia Branch Purwokerto, (2) The message that delivered persuasively embraced people to participate in ongoing empowerment program, (3) Communication media in generating a connection directly (interface) and indirectly (by letter, phone, and WhatsApp), (4) Responder of this communication is people of Papringan Village that occupy as batik crafter, (5) Current program affects people as they become more educated in crafting batik, managing business and increasing income. Communication strategy of people empowerment in establishing Papringan Village into center of Batik Banyumas has done by: internal discussion, engaging public figure and village administrators, conducting training and mentoring, department strengthening, field study to batik producer areas, joining events and exhibitions, enlarging market, and social media utilization. |
| Kata kunci | Strategi Komunikasi, Pemberdayaan Masyarakat, Batik Banyumasan |
| Pembimbing 1 | Dr. Adhi Iman Sulaiman, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Bambang Widodo, M.Par |
| Pembimbing 3 | Dra. Dwi Pangastuti Marhaeni, M.Si |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2019-05-24 20:21:42.698618 |