Artikel Ilmiah : I1B015048 a.n. NOVIA FAJAR PUSPITA

Kembali Update Delete

NIMI1B015048
NamamhsNOVIA FAJAR PUSPITA
Judul ArtikelHubungan Fungsi Afektif Keluarga dengan Mekanisme Koping Penderita Tuberculosis di Kecamatan Rawalo
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Penyakit tuberculosis (TB) merupakan penyakit menular yang dinilai memiliki beban yang cukup berat dan memiliki dampak negatif di berbagai aspek. Dampak negative tersebut mendorong penderita TB melakukan tindakan negatif yang merugikan atau mekanisme koping maladaptif. Contohnya yaitu banyak penderita TB yang mengalami putus pengobatan. Oleh karena ini keluarga sebagai individu terdekat dengan penderita TB dapat melaksanakan fungsi afektif dalam keluarga untuk mencegah penderita menggunakan mekanisme koping maladaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi afektif keluarga dengan mekanisme koping penderita TB.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling, yakni sebanyak 53 penderita tuberculosis yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner fungsi afektif keluarga dan kuesioner mekanisme koping. Analisis data menggunakan Uji Spearman.
Hasil : Penelitian menunjukan bahwa antara fungsi afektif keluarga dengan mekanisme koping memiliki nilai signifikansi sebesar p=0,000 (p<0,05).
Kesimpulan : Ada hubungan antara fungsi afektif keluarga dengan mekanisme koping penderita tuberculosis di Kecamatan Rawalo.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Tuberculosis (TB) is an infectious disease that is considered to have a heavy burden and has a negative impact on various aspects. The negative impact encourages TB sufferers to do adverse negative actions or maladaptive coping mechanisms. For example, there are many TB sufferers who experience treatment breaks. Therefore this family as the closest individual to TB patients can carry out affective functions in the family to prevent patients from using maladaptive coping mechanisms. This study aims to determine the relationship between family affective function and coping mechanisms of TB patients.
Method: T his study uses quantitative research with a cross sectional method. The sampling technique uses total sampling, which is as many as 53 tuberculosis sufferers who meet the inclusion criteria. Data were collected using family affective function questionnaires and coping mechanism questionnaires. Data analysis using Spearman Test.
Result: The results shows that between family affective functions and coping mechanisms have a significance value of p = 0,000 (p <0.05).
Conclution: There is a relationship between the affective function of the family and the coping mechanism for tuberculosis patients in Rawalo District.

Kata kunciFungsi afektif keluarga, mekanisme koping, tuberculosis.
Pembimbing 1Asep Iskandar, M.Kep.,Ns.,Sp.Kep.Kom
Pembimbing 2Endang Triyanto, S.Kep.,Ns.,M.Kep
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2019-05-24 08:51:22.294046
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.