Artikel Ilmiah : I1C015019 a.n. ANISA AYU AFRIDA

Kembali Update Delete

NIMI1C015019
NamamhsANISA AYU AFRIDA
Judul ArtikelSTUDI ETNOFARMAKOGNOSI RAMUAN OBAT TRADISIONAL BERDASARKAN PENGETAHUAN LOKAL (INDIGENOUS KNOWLEDGE) MASYARAKAT KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang:. Indonesia terdiri atas berbagai etnik bangsa yang memiliki
keanekaragaman obat tradisional dari bahan alami bumi Indonesia, termasuk
tumbuhan obat. Kabupaten Banyumas memiliki keanekaragaman hayati yang
tinggi dan mempengaruhi kebudayaan pengobatan masyarakat lokal Banyumas.
Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri dan mendokumentasikan ramuan obat
tradisional menurut pengetahuan lokal masyarakat Banyumas dan mengkaji
kebenaran khasiatnya berdasarkan bukti-bukti ilmiah.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penggalian informasi
dilakukan melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil informasi yang
diperoleh dilakukan identifikasi dan dikaji literatur ilmiahnya. Penelitian ini
dilakukan di enam kecamatan di Kabupaten Banyumas selama lima bulan.
Hasil Penelitian: Penggalian informasi ramuan obat tradisional berhasil
memperoleh 43 ramuan obat tradisional, yang tersusun atas 153 komposisi dengan
56 jenis tumbuhan. Ramuan obat tradisional tersebut memiliki 17 macam khasiat
yakni sebagai ramuan untuk mengatasi demam, batuk, konstipasi, diabetes,
mengembalikan stamina tubuh, kejang demam, masuk angin, jerawat, gatal,
penyakit kulit, asam urat, flek paru, kencing batu dan cedera serta untuk ibu
setelah melahirkan. Penggunaan tumbuhan dalam komposisi ramuan obat
tradisional menurut pengetahuan lokal masyarakat kabupaten Banyumas sudah
sesuai dengan bukti-bukti ilmiah yang ada saat ini.
Kesimpulan: Sebagian besar penggunaan tumbuhan dalam ramuan obat
tradisional menurut pengetahuan lokal masyarakat Banyumas telah didukung oleh
informasi dan bukti ilmiah.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Indonesia consists of various ethnic groups that have a diversity of
traditional medicines from Indonesia's natural earth ingredients, including
medicinal plants. Banyumas has a high biodiversity and it affects the medical
culture of the Banyumas local community. This study aims to explore and
document the ingredients of traditional medicine according to the local knowledge
of the Banyumas community and examine the truth of their properties based on
scientific evidence.
Methodology: This study uses a qualitative method research design. Information
gathering is done through interviewing and documentation techniques. The results
of the information obtained were carried out identification and review of literature.
This research was conducted in six sub-districts in Banyumas District for five
months.
Results: Extracting information on traditional medicinal herbs successfully
obtained 43 traditional medicinal herbs, which were composed of 153
compositions with 56 types of plants. The traditional medicinal herb has 17 kinds
of properties, namely as an ingredient for treating fever, coughing, constipation,
diabetes, restoring stamina, febrile convulsions, colds, zits, itching, skin diseases,
gout, pulmonary spots, stone urine and injuries and to mother after giving birth.
The use of plants in the composition of traditional medicinal herbs according to
the local knowledge of the Banyumas district community is in accordance with
the scientific evidence that exists today.
Conclusion: Most of the use of plants in traditional medicinal herbs according to
local knowledge of the Banyumas community has been supported by scientific
information and evidence.
Kata kunciEtnofarmakognosi, Ramuan Obat Tradisional, Pengetahuan Lokal, Banyumas.
Pembimbing 1Dr. Eka Prasasti Nur Rachmani, M.Sc., Apt
Pembimbing 2Agnes Fitria W, S.KM., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman165
Tgl. Entri2019-05-17 05:47:57.893736
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.