Artikel Ilmiah : A1L014161 a.n. ARUM SAPUTRI
| NIM | A1L014161 |
|---|---|
| Namamhs | ARUM SAPUTRI |
| Judul Artikel | EKSPLORASI DAN UJI VIRULENSI BAKTERI Bacillus sp. ENDOFIT JAGUNG TERHADAP PENYAKIT HAWAR PELEPAH (Rhizoctonia solani Kuhn.) PADA TANAMAN JAGUNG |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bakteri antagonis Bacillus sp. endofit tanaman jagung terhadap penyakit hawar pelepah yang disebabkan oleh jamur Rhizoctonia solani dan terhadap pertumbuhan tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan dari April 2018 sampai Januari 2019. Eksplorasi dilakukan di Kabupaten Banyumas (Sumbang, Kembaran, Baturraden) dan di Kabupaten Purbalingga (Padamara, Bojongsari, Pratin). Pengambilan sampel tanaman menggunakan metode Purposive Random Sampling dan dengan metode Diagonal Sampling. Uji virulensi menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan diulang 5 kali. Perlakuan terdiri atas kontrol, fungisida (mankozeb), dan 2 isolat bakteri endofit dengan aplikasi perendaman benih. Variabel yang diamati meliputi karakteristik bakteri endofit dan jamur patogen, diameter penghambatan, masa inkubasi, tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar tanaman, bobot segar tajuk, bobot segar akar, intensitas penyakit, kejadian penyakit dan AUDPC. Hasil percobaan diperoleh 15 isolat bakteri endofit. Bakteri endofit PD A.4 dan BK A.1 mampu menghambat pertumbuhan jamur R. solani in-vitro masing masing sebesar 56.93% dan 55.39%. Perendaman menggunakan bakteri antagonis endofit BK A.1 mampu menekan intensitas penyakit sebesar 59.377%, dan nilai AUDPC 34.19%. Bakteri endofit berpengaruh terhadap tinggi tanaman sebesar 24,098%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The studied is to know ability, effectiveness, and the effect for Rhizoctonia solani. and influence of Bacillus sp. corn endophytic against pathogen Rhizoctonia solani and to the growth of maize. The study was conducted from April 2018 to January 2019. was carried out in Banyumas Regency (Sumbang, Kembaran, Baturraden) and in Purbalingga Regency (Padamara, Bojongsari, Pratin). Plant samples taked by Diagonal Sampling method. The virulence test used Randomized Block Design (RBD) with 5 treatments and repeated 5 times. The treatment consisted of control, fungisides (propineb), and 2 isolates of endophytes bacteria with seed immersion application. The variables observed included the characteristics of endophytic bacteria and pathogenic fungi, inhibition diameter, incubation period, plant height, leaf number, root length, plant fresh weight, canopy fresh weight, root fresh weight, disease intensity, incidence of disease and AUDPC. The results of experimental obtained 15 isolates of Bacillus sp. endophytic. Endophytic bacteria PD A.4 and BK A.1 were able to inhibit the growth of pathogenic fungi in-vitro by 56.93% and 51.5%. The soak treatment using BK A1 was able to reduce disease intensity by 59.377%, and AUDPC value 34.19%. Endophytic bacteria influence tos plant height 24,098%. |
| Kata kunci | Bacillus sp. endofit, Rhizoctonia solani, jagung |
| Pembimbing 1 | Prof.Ir.Loekas Soesanto,M.S.,Ph.D |
| Pembimbing 2 | Ir.Agus Sarjito,M.Si |
| Pembimbing 3 | Ir.Darini Sri Utami,M.P. |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2019-05-16 11:33:31.48036 |