Artikel Ilmiah : E1A015072 a.n. DINA SAKTI MANDIRI
| NIM | E1A015072 |
|---|---|
| Namamhs | DINA SAKTI MANDIRI |
| Judul Artikel | KEKUATAN PEMBUKTIAN KETERANGAN AHLI KEDOKTERAN JIWA DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Putusan Nomor 55/Pid.B/2017/PN Pbg) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pembuktian merupakan suatu tahapan yang memegang peranan penting dalam proses pemeriksaan di sidang pengadilan. Melalui pembuktian akan ditentukan nasib terdakwa. Apabila hasil pembuktian dengan alat-alat bukti yang ditentukan dalam Pasal 184 KUHAP tidak cukup untuk membuktikan kesalahan yang didakwakan kepada terdakwa, maka terdakwa dibebaskan dari hukuman, sehingga lat bukti keterangan ahli kedokteran jiwa memiiki peranan yang penting untuk memberi keterangan mengenai kemampuan bertanggungjawab dari terdakwa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yaitu dengan cara menelaah data sekunder berupa putusan pegadilan, lalu teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka dari beberapa literatur dan peraturan perundang-undangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif. Keterangan ahli kedokteran jiwa yaitu dr. Hilma Paramita, SP.Kj dalam Putusan Nomor 55/Pid.B/2017/PN. Pbg dalam tindak pidana pembuuhan berencana memiliki nilai kekuatan pembuktian karena telah memenuhi syarat formil yaitu ahli telah disumpah berdasarkan agama dan kepercayaan ahli dan syarat materiil yaitu ahli memberikan keterangan berdasarkan keahlian khusus sesuai dengan perkara pidana yang sedang diperiksa yaitu untuk mengetahui kemampuan bertanggungjawab dari terdakwa. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The evidentiary is a stage which plays an important role in the investigation process of court. Through the evidentiary, it will determine the defendant fate. If the evidentiary results with the determined evidences as formulated on Article 184 Criminal Procedure Law are not enough to prove the mistake which charged to the defendant, so the defendant is exempt from punishment. So that the psychiatry expert information has an important role to giving the explanation about the ability of defendant responsibility. This research uses the normative juridical method, that is a review of secondary data that is a court verdict, then the data collection technique used is literature study from several literature and related regulations. The research method on this research used the qualitative analyze method. The psychiatry expert information that is dr. Hilma Paramita, SP.Kj in the Verdict Number 55/Pid.B/2017/PN.Pbg on premeditated murder crime has the value of evidentiary power because has met the formil term, that is a sworn expert based on her religion and belief and material term that is the expert give an information based on her special expertise accordance with the case being examined that is to know the ability of defendant responsibility. |
| Kata kunci | kekuatan pembuktian, keterangan ahli kedokteran jiwa, pembunuhan berencana. |
| Pembimbing 1 | Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Dessi Perdani Yuris PS, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.H. |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2019-05-12 19:09:15.242787 |