Artikel Ilmiah : A1F015051 a.n. ADILUHUNG AHSAN

Kembali Update Delete

NIMA1F015051
NamamhsADILUHUNG AHSAN
Judul ArtikelProduk Potensial Nira Kelapa Untuk Pengembangan Skala UMKM Di Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Banyumas merupakan daerah pada urutan ketiga di Jawa Tengah berdasarkan produktivitas tanaman kelapanya. Selain daging buahnya, tanaman kelapa juga dapat dimanfaatkan niranya. Pemanfaatan nira kelapa di Kabupaten Banyumas sebagian besar hanya sebatas sebagai bahan baku pembuatan gula kelapa dan gula kristal yang selama ini dilakukan UMKM. Di Filipina, Thailand, dan India, nira kelapa telah dimanfaatkan pada pembuatan berbagai macam produk olahan pangan seperti minuman segar dan sirup. Perlu dilakukan diversifikasi produk olahan nira kelapa pada skala UMKM untuk meningkatkan nilai tambah nira kelapa dan pendapatan UMKM. Dalam upaya diversifikasi produk pada UMKM perlu diketahui jenis produk apa saja yang dapat dikembangkan dari nira kelapa serta memilih produk yang potensial untuk skala UMKM berdasarkan kriteria tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui ragam jenis produk yang dapat dikembangkan dari nira kelapa; 2) Mengetahui jenis urutan prioritas alternatif produk potensial nira kelapa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan wawancara pakar untuk pengambilan data. Analisis data menggunakan metode perbandingan berpasangan, Bayes, dan pengelompokkan data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 30 jenis produk potensial yang dapat dikembangkan dari nira kelapa. Urutan prioritas produk potensial nira kelapa berdasarkan analisis Bayes yakni 1) gula putih kristal, 2) minuman segar, 3) jelly drink, dengan kategori potensial untuk dikembangkan dan diikuti oleh 4) sirup, 5) permen, 6) kecap asin, 7) nektar, 8) yakult, 9) yoghurt, dengan kategori cukup potensial untuk dikembangkan, serta 10) kefir, dengan kategori cukup potensial dikembangkan namun perlu perbaikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Banyumas is the third place in Central Java based on the productivity of its coconut plants. In addition to the flesh, coconut sap can also be used. The use of coconut sap in Banyumas Regency is mostly limited to the raw material for making coconut sugar and crystal sugar which has been carried out by MSMEs. In the Philippines, Thailand and India, coconut sap has been utilized in making various kinds of processed food products such as fresh drinks and syrup. It is necessary to diversify the processed products of coconut sap on the scale of MSMEs to increase the added value of coconut sap and MSME income. In efforts to diversify products in MSMEs, it is necessary to know what types of products can be developed from coconut sap and choose potential products to scale MSMEs based on certain criteria. This study aims to: 1) Know the variety of types of products that can be developed from coconut sap; 2) Know the priority sequence types of potential coconut product alternatives. This research uses literature study and expert interviews for data collection. Data analysis uses pairwise comparison methods, Bayes, and data grouping. The results showed that there were 30 types of potential products that could be developed from coconut sap. The priority sequence of potential products of coconut sap is based on Bayes analysis, namely 1) white crystalline sugar, 2) fresh drinks, 3) jelly drinks, with potential categories to be developed and followed by 4) syrup, 5) sweets, 6) soy sauce, 7) nectar , 8) yakult, 9) yogurt, with quite a potential category to be developed, and 10) kefir, with a category potentially enough to be developed but need improvement.
Kata kunciBayes, nira kelapa, perbandingan berpasangan, produk potensial, UMKM
Pembimbing 1Dr. Ervina Mela Dewi, S.T., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Ike Sitoresmi Mulyo Purbowati, S.TP., M.Sc.
Pembimbing 3Dra. Erminawati, M.Sc., Ph.D.
Tahun2019
Jumlah Halaman23
Tgl. Entri2019-05-08 20:15:06.353522
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.