Artikel Ilmiah : C1A014086 a.n. LUTFI ARDIYAN AZIZ PRADITYA

Kembali Update Delete

NIMC1A014086
NamamhsLUTFI ARDIYAN AZIZ PRADITYA
Judul ArtikelStrategi Pengembangan Obyek Wisata Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon di Kabupaten Magelang
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Strategi Pengembangan Obyek Wisata Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon di Kabupaten Magelang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran kondisi lingkungan internal dan eksternal Obyek Wisata Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon di Kabupaten Magelang dan untuk mendapatkan alternatif-alternatif strategi yang dapat diterapkan guna pengembangan Obyek Wisata Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon di Kabupaten Megelang. Jenis penelitian in adalah deskriptif kualitatif. Penentuan alternatif-alternatif strategi ini dilakukan dengan dua tahap yaitu, tahap input dan tahap penggabungan. Setiap tahap memiliki metode analisis yang berbeda. Tahap pertama terdiri atas matriks IFE dan matriks EFE, tahap kedua terdiri dari analisis matriks IE dan matriks SWOT.
Dari hasil analisis menggunakan matriks IFE dan matriks EFE dihasilkan nilai total matriks IFE sebesar 3,548 dan nilai total matriks EFE sebesar 3,753. Kemudian nilai total matriks tersebut dianalisis menggunakan matriks IE dan matriks SWOT. Pada matriks IE hasilnya didapatkan Obyek Wisata Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon berada pada sel-I, yang berarti bahwa OBye Wisata Candi Borobudur, Mendut, dan Pawondapat melaksanakan strategi pertumbuhan dan pembangunanberupa strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk) atau strategi integratif (integrasi ke depan, integrasi ke belakang, dan integrasi horizontal). Dari hasil analisis menggunakan matriks SWOT didapatkan empat strategi SO, tiga strategi WO, dua strategi ST, dan dua strategi WT.
Berdasarkan hasil tersebut dapat diimplikasikan bahwa pengelola Obyek Wisata Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon diharapkan mampu memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya yang dimiliki, sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung baik dalam negeri maupun luar negeri. Obyek Wisata Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon diharapkan mampu menjaga dan mengembangkan sarana dan prasarana yang tersedia guna memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Pengelola Obyek Wisata Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon diharapkan meningkatkan kerjasama baik dengan pihak swasta maupun dengan instansi pemerintah dalam hal pengembangan obyek wisata, pemasaran obyek wisata, dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian obyek wisata.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is entitled "Strategy for Developing Tourism Objects for Borobudur, Mendut, and Pawon Temples in Magelang Regency". The purpose of this study was to obtain an overview of the internal and external environmental conditions of Borobudur, Mendut, and Pawon Temple Tourism Objects in Magelang Regency and to obtain alternative strategies that could be applied to develop Borobudur, Mendut, and Pawon Temple Tourism Objects in Megelang District. This type of research is qualitative descriptive. Determination of alternative strategies is carried out in two stages, namely, the input stage and the merging stage. Each stage has a different analysis method. The first stage consists of the IFE matrix and the EFE matrix, the second stage consists of the analysis of the IE matrix and the SWOT matrix.
From the results of the analysis using the IFE matrix and EFE matrix, the total IFE matrix value is 3.548 and the EFE total matrix value is 3.753. Then the total value of the matrix is analyzed using the IE matrix and the SWOT matrix. In the IE matrix the results are found in the Tourism Object of Borobudur, Mendut, and Pawon Temples in cell I, which means that OBye Tourism Borobudur, Mendut, and Paw Temple can implement growth and development strategies in the form of intensive strategies (market penetration, market development, and product development) or integrative strategies (forward integration, backward integration, and horizontal integration). From the results of the analysis using the SWOT matrix obtained four SO strategies, three WO strategies, two ST strategies, and two WT strategies.
Based on these results it can be implied that the manager of Borobudur, Mendut, and Pawon Temple Tourism Objects is expected to be able to utilize and develop the resources owned, so as to be able to attract more visitors both domestically and abroad. Borobudur, Mendut, and Pawon Temple Tourism Objects are expected to be able to maintain and develop available facilities and infrastructure to provide comfort for visitors. Managers of Borobudur, Mendut and Pawon Temple Tourism Objects are expected to increase cooperation with both the private sector and government agencies in developing tourism objects, marketing tourism objects, and educating the public about the importance of preserving tourism objects.
Kata kunciStrategi, Pariwisata, IE, SWOT
Pembimbing 1Drs. Supadi, M.Si.
Pembimbing 2Dra. Neni Widayaningsih, M.M.
Pembimbing 3Dr. Abdul Aziz Ahmad, S.E, M.Si.
Tahun2019
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2019-05-08 09:04:59.351854
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.