Artikel Ilmiah : A1C014049 a.n. HASTI ANGGOROWATI

Kembali Update Delete

NIMA1C014049
NamamhsHASTI ANGGOROWATI
Judul ArtikelPENDAPATAN DAN EFISIENSI USAHATANI KACANG TANAH DI KECAMATAN PURING KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kecamatan Puring merupakan salah satu daerah penghasil kacang tanah di Kabupaten Kebumen. Penggunaan faktor produksi dalam usahatani sangat mempengaruhi hasil produksi dan pendapatan yang diperoleh petani. Penggunaan faktor produksi yang belum efisien mengakibatkan keuntungan petani rendah sedangkan indikator keberhasilan suatu usahatani dapat dilihat dari keuntungan atau pendapatan bersih yang diterima oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani kacang tanah di Kecamatan Puring, (2) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi kacang tanah di Kecamatan Puring, dan (3) menganalisis tingkat efisiensi teknis dan efisiensi harga/alokatif pada usahatani kacang tanah di Kecamatan Puring. Metode penelitian yang digunakan adalah survai. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2018 di Desa Waluyorejo dan Desa Tambakmulyo Kecamatan Puring. Penentuan responden dilakukan dengan metode Simple Random Sampling dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 39 petani. Metode analisis yang digunakan adalah: (1) analisis biaya dan pendapatan, (2) analisis regresi linear berganda dengan pendekatan fungsi produksi Cobb-Douglas, dan (3) analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh petani tetap positif apabila biaya diperhitungkan dimasukkan sebagai komponen biaya produksi. Pendapatan petani akan lebih besar apabila hasil sampingan berupa rendeng/hijauan dimasukkan sebagai tambahan pendapatan bagi petani. Faktor-faktor produksi yang mempengaruhi produksi kacang tanah adalah luas lahan, benih, pupuk organik dan pestisida. Secara teknis, usahatani kacang tanah di Kecamatan Puring sudah efisien. Secara harga/alokatif, penggunaan luas lahan, benih dan pupuk organik belum efisien, sedangkan penggunaan pestisida tidak efisien.
Abtrak (Bhs. Inggris)Puring Sub-district is one of the peanut production areas in Kebumen Regency. The use of production factors on farming affects the amount of production and income that obtained by farmers. The use of production factors that have not been efficient affects to low profit while the indicator of the success of farming can be seen from the profit or net income received by farmers. The aims of the research are to: (1) find out the cost, the revenue, and the income of peanut’s farming in Puring Sub-district, (2) analyze the factors that influence the peanut production in Puring Sub-district, and (3) analyze the level of technical and allocative efficiencies of peanut’s farming in Puring. The research method used is survey. The research was conducted at August to September 2018 in Waluyorejo and Tambakmulyo Villages, Puring Sub-district. Sample determination used is simple random sampling method with the sum of respondent are 39. Data analysis methods used are: (1) cost and income analysis, (2) multiple linier regression with Cobb-Douglas production function approach, and (3) efficiencies analysis. The result shows that the income gained by farmers remains positive if the implisit cost are included as a component of production costs. Farmer income will be greater if the by-product in the form of forage is included as income. Production factors that have a significant effect to peanut production are land area, seeds, organic fertilizer and pesticides. Technically, peanut’s farming in Puring is efficient. The use of land area, seeds, and organic fertilizer has not achieved allocative efficiency. Meanwhile, the use of pesticides has not efficient.
Kata kunciFaktor produksi, Pendapatan, Efisiensi, Kacang tanah
Pembimbing 1Dr. Ir. Kusmantoro Edy Sularso, M.S.
Pembimbing 2Ir. Endang Sriningsih, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2019-05-06 23:21:35.611126
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.