Artikel Ilmiah : G1A015073 a.n. RAHMAT YUSUF ARIFIN
| NIM | G1A015073 |
|---|---|
| Namamhs | RAHMAT YUSUF ARIFIN |
| Judul Artikel | Perbedaan Kadar HbA1c Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Obesitas Dan Non Obesitas : Studi Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik Tanjung Purwokerto |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan kelainan metabolik yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia akibat defek sekresi insulin, defek kerja insulin atau kombinasi keduanya. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko utama dari penyakit DM yang dapat diubah. Obesitas pada penderita DM tipe 2 berisiko meningkatkan kadar gula dalam darah. HbA1c merupakan pemeriksaan yang akurat untuk mengukur kadar gula darah seseorang selama 2-3 bulan terakhir. Tujuan: Mengetahui perbedaan kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 obesitas dan non obesitas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik Tanjung Purwokerto Metode: Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dan cara pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini merupakan pasien penderita diabetes melitus tipe 2 di FKTP Klinik Tanjung Purwokerto dengan besar sampel 66 responden. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok obesitas dan kelompok non obesitas. Kadar HbA1c diukur pada setiap kelompok. Hasil: Hasil penelitian dengan uji alternatif Mann Whitney menunjukkan nilai p sebesar 0,038 (p <0,05) dengan rerata kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 obesitas 8,03 %, dan rerata kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 non obesitas 7,51 %. Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 obesitas dan non obesitas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik Tanjung Purwokerto. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Diabetes mellitus is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia, either because insulin production is inadequate, the body’s cells do not respond properly to insulin, or both. Obesity is one of main risk factor of Diabetes Melitus that can be changed. Obesity in patients type 2 diabetes have a risk for increasing levels of blood glucose. HbA1c is an accurate check to measure a person's blood sugar levels during the last 2-3 months. Aim: Knowing the difference in HbA1c levels in obese and non-obese type 2 diabetes mellitus patients at the Tanjung Purwokerto Clinic. Methods: The study design used a cross sectional approach and used a simple random sampling method. The population in this study was patients with type 2 diabetes mellitus in Tanjung Purwokerto Clinic with a sample of 66 respondents. The samples were divided into two groups, obese groups, and non obese groups. The level of HbA1c was measured in each group. Results: The results of the study with the Mann Whitney alternative test showed p = 0.038 (p< 0.05) with a mean HbA1c level in obese type 2 diabetes mellitus patients 8,03%, and the mean HbA1c level in patients with non obesity type 2 diabetes mellitus 7,51 %. Conclusion: There is difference between HbA1c levels in obese and non-obese type 2 diabetes mellitus patients at the First Level Health Facility (FKTP) at Tanjung Purwokerto Clinic. |
| Kata kunci | Diabetes Melitus Tipe 2, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik Tanjung Purwokerto, HbA1c, Indeks Masa Tubuh. |
| Pembimbing 1 | Dr. dr. Pugud Samodro Sp. PD, KEMD, FINASIM |
| Pembimbing 2 | dr. Dwi Arini Ernawati, M.PH |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2019-03-19 10:05:02.520781 |