Artikel Ilmiah : I1F017003 a.n. DANANG SETIYONO
| NIM | I1F017003 |
|---|---|
| Namamhs | DANANG SETIYONO |
| Judul Artikel | EFEKTIFITAS MENDENGARKAN MUROTTAL DAN DOA TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSUD WATES |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK EFEKTIFITAS MENDENGARKAN MUROTTAL DAN DOA TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSUD WATES Danang Setiyono1, Iwan Purnawan2, Galih Noor Alivian3 Latar Belakang: Pasien yang menjalani hemodialisis mengalami masalah fisik dan psikologi. Salah satu masalah psikologi yang timbul yaitu kecemasan. Kecemasan yang tidak teratasi dengan baik dapat berdampak buruk pada kualitas hidup mereka. Terapi murottal dan doa mampu menurunkan kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan terapi murottal dan doa untuk mengurangi skor kecemasan pada pasien hemodialisis. Metodologi: Penelitian quasy experiment ini menggunakan rancangan pretest-posttest with control group design. Penelitian ini menggunakan 30 responden yaitu 15 kelompok doa dan 15 kelompok murottal sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran skor kecemasan menggunakan Visual Analog Scale Anxiety (VAS-A) 0-100. Uji statistik menggunakan paired t test dan independent t test. Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan yang bermakna antara skor cemas sebelum dan sesudah mendengarkan terapi murottal dan doa dengan masing-masing p value < 0,001, sedangkan skor kecemasan antara kelompok murottal dan doa tidak terdapat perbedaan yang bermakna dengan p value 0,571. Kesimpulan: Terapi mendengarkan murottal dan doa secara statistik sama-sama mampu menurunkan skor kecemasan pada pasien hemodialisis, tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara terapi murottal dengan terapi doa. Kata kunci: Doa, Hemodialisis, Kecemasan, Murottal |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT EFFECTIVENESS OF MUROTTAL AND PRAYER LISTENING TOWARDS DECREASING ANXIETY IN HEMODIALYSIS PATIENTS AT RSUD WATES Danang Setiyono1, Iwan Purnawan2, Galih Noor Alivian3 Background: Patients who undergo hemodialysis experience physical and psychological problems. One psychological problem that arises is anxiety. Anxiety that is not resolved properly can adversely affect their quality of life. Murottal therapy and prayer can reduce anxiety. The purpose of this study was to determine differences in murottal therapy and prayer to reduce anxiety scores in hemodialysis patients. Methodology: This study quasy experiment used a pretest-posttest design with control group design. This study used 30 respondents, namely 15 prayer groups and 15 murottal groups according to inclusion and exclusion criteria. Anxiety score measurement using Visual Analog Anxiety Scale (VAS-A) 0-100. Statistical tests using paired t test and independent t test. Results: There were significant differences between anxiety scores before and after listening to murottal therapy and prayer with each p value <0.001, while the anxiety score between murottal group and prayer there was no significant difference with p value 0.571. Conclusion: Murottal listening and prayer therapy were both statistically able to reduce anxiety scores in hemodialysis patients, there was no significant difference between murottal therapy and prayer therapy. Keywords: Prayer, Hemodialysis, Anxiety, Murottal |
| Kata kunci | Doa, Hemodialisis, Kecemasan, Murottal |
| Pembimbing 1 | Iwan Purnawan, M. Kep |
| Pembimbing 2 | Galih Noor Alivian, S. Kep., Ns., M. Kep. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 38 |
| Tgl. Entri | 2019-02-27 16:48:06.346643 |