Artikel Ilmiah : I1F017021 a.n. IFFAH HUMAIDAH
| NIM | I1F017021 |
|---|---|
| Namamhs | IFFAH HUMAIDAH |
| Judul Artikel | PENGARUH PENGGUNAAN NESTING TERHADAP SUHU TUBUH PADA BAYI PREMATUR DI RSUD DR SOEDIRMAN KEBUMEN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang : Bayi prematur dapat mengalami stress karena kehilangan panas. Pengaturan suhu yang baik diperlukan untuk menjaga kestabilan suhu pada bayi prematur. Strategi pengelolaan lingkungan ruang perawatan bayi untuk menjaga kestabilan suhu pada bayi prematur dilakukan dengan asuhan perkembangan (developmental care). Salah satu tindakan dari developmental care adalah penggunaan nesting Metodologi : Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan non-randomized pre-test and post-test with control group design. Responden berjumlah 44 bayi prematur yang terbagi dalam 2 kelompok. Kelompok intervensi 22, kelompok kontrol 22. Nesting diberikan selama 30 menit. Instrument yang digunakan lembar observasi. Uji statistik yang digunakan uji t dependent dan t independent. Hasil Penelitian : Perbedaan suhu tubuh pada kelompok kontrol menunjukkan nilai p=0,059, pada kelompok intervensi perbedaan suhu tubuh sebelum dan sesudah nesting nilai p=0,000. Hal ini berarti hasil penelitian menunjukan ada perbedaan yang bermakna pada suhu tubuh sebelum dan sesudah nesting pada kelompok intervensi Kesimpulan : Penggunaan nesting pada bayi prematur mampu menjaga bayi tetap fleksi, sehingga suhu tubuh bayi tetap terjaga. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Premature babies can experience stress due to heat loss. Good temperature regulation is needed to maintain temperature stability in premature babies. The strategy for managing a baby care room environment to maintain temperature stability in premature babies is carried out with developmental care. One of the actions of developmental care is nesting use Methodology: This study used a quasi experiment design with a non-randomized design pre-test and post-test with control group design. Respondents numbered 44 premature babies divided into 2 groups. Intervention group 22, control group 22. Nesting was given for 30 minutes. Instrument used is observation sheet. The statistical test used is the dependent and t independent t test. Results: Differences in body temperature in the control group showed a p value = 0.059, in the intervention group the difference in body temperature before and after nesting p = 0,000. This means that the results of the study showed that there were significant differences in body temperature before and after nesting in the intervention group Conclusion: The use of nesting in premature babies is able to keep the baby flexed, so that the baby's body temperature is maintained. |
| Kata kunci | Developmental care, Nesting, Prematur, Suhu Tubuh. |
| Pembimbing 1 | Dian Susmarini |
| Pembimbing 2 | Meivita Dewi Purnamasari |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2019-02-26 10:16:27.349068 |