Artikel Ilmiah : F1C014072 a.n. SARI RISTYANTI
| NIM | F1C014072 |
|---|---|
| Namamhs | SARI RISTYANTI |
| Judul Artikel | POLA KOMUNIKASI IBU TIRI DALAM MEMBANGUN KELEKATAN DENGAN ANAK DI JAKARTA UTARA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Setiap anak memiliki tanggapan yang berbeda terhadap keputusan orang tuanya untuk melakukan perceraian atau remarriage. Sebagian anak mungkin menerima keputusan tersebut dengan senang hati, namun tak jarang pula ada anak yang menolak dan kemudian menunjukkannya dengan cara mereka bersikap. Cara bersikap inilah yang kemudian dapat menjadi sumber keharmonisan atau perselisihan dalam keluarga. Hal tersebut dapat dihindari bila terbangun kelekatan antara si anak dengan ibu tiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan oleh ibu tiri dalam membangun kelekatan dengan anak tirinya serta hambatan-hambatan yang timbul dalam prosesnya. Penelitian ini menggunakan Teori Dialektika Relasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan 3 pasang informan yang terdiri dari ibu tiri dan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga keluarga yang menjadi informan cenderung menerapkan pola komunikasi keluarga pluralistik yang kemudian membuat anak cenderung merasa dapat menyelesaikan permasalahan mereka seorang diri sehingga menyebabkan tidak terbentuknya kelekatan antara anak dengan ibu tirinya. Selain itu, biasanya hambatan yang muncul dalam proses membangun kelekatan antara keduanya justru berasal dari pihak anak dan berkaitan dengan hal-hal seperti sifat atau karakter anak serta minimnya kesempatan bagi keduanya untuk melakukan komunikasi. Hambatan tersebut kemudian seringkali menimbulkan kesalahpahaman yang memicu pertengkaran diantara keduanya. Pertengkaran yang terjadi biasanya berupa aksi diam yang kemudian akan membaik dengan sendirinya tanpa perlu salah satu pihak untuk mengucapkan kata maaf. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Every child has a different response toward their parents’ decision to divorce or remarriage. Some children may accept the decision happily, but there will also be some children who refuse it and then show it with the way they behave. This way of behaving can then be a source of harmony or discord in the family. This condition can be prevented if there is an attachment between the child and the stepmother. This study aims to determine the communication patterns used by stepmothers in building attachment with their stepchildren and the obstacles that arise in the process. This study uses Dialectical Relational Theory. The method used in this study is a qualitative method using a descriptive approach. This study used 3 pairs of informants consisting of stepmothers and children. The results of this study indicate that the three families who became informants tended to apply a pluralistic family communication pattern which then made the children tend to feel they could solve their problems alone so that the attachment between the child and his stepmother did not form. Besides that, usually, the obstacles that arise in the process of building attachments between the two actually come from the child's side and are related to things such as the nature or character of the child and the lack of opportunities for both to communicate. These obstacles then often lead to misunderstandings that trigger a fight between the two. The quarrel that occurs is usually in the form of silent action which will then improve on its own without the need for one party to say sorry. |
| Kata kunci | Keluarga Tiri, Pola Komunikasi, Teori Dialektika Relasional, Kelekatan |
| Pembimbing 1 | Drs. Ch. Herutomo, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dra. Dwi Pangastuti M, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Wisnu Widjanarko, M.Si |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2019-02-23 17:13:11.106025 |