Artikel Ilmiah : G1F014069 a.n. KINTYAS ASOKAWATI

Kembali Update Delete

NIMG1F014069
NamamhsKINTYAS ASOKAWATI
Judul ArtikelAnalisis Kualitas Hidup Pasien Prolanis Menggunakan Instrumen EQ-5D-5L di Puskesmas Purwokerto Timur I dan Puskesmas Purwokerto Timur II.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar belakang: Program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) merupakan suatu program nasional yang dijalankan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup dari penderita DM dan hipertensi. Kualitas hidup seringkali digunakan sebagai outcome yang penting untuk mengukur efikasi pengobatan DM dan hipertensi.

Tujuan penelitian ini adalah mengukur kualitas hidup pasien serta mengetahui perbedaan nilai utility berdasarkan karakteristik pasien.

Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian secara cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling kepada 206 pasien. Nilai kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner EQ – 5D – 5L versi bahasa indonesia, terdiri dari 2 bagian yaitu EQ -5D index dan EQ –VAS. Analisis perbedaan nilai kualitas hidup berdasarkan karakteristik jenis kelamin, usia, pendidikan, status pekerjaan, dan lama menderita penyakit menggunakan uji Mann-Whitney.

Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan nilai rata – rata utility pasien DM di Puskesmas Purwokerto Timur I (PPT I) yaitu 0,86 dan Puskesmas Purwokerto Timur II (PPT II) yaitu 0.85. Pasien hipertensi baik PPT I maupun PPT II memiliki nilai rata – rata utility 0,87. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada pasien DM terdapat perbedaan yang signifikan antara status pekerjaan dan terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pendidikan pasien hipertensi terhadap nilai kualitas hidup (p>0,05).

Kesimpulan: Program prolanis berpengaruh terhadap kualitas hidup, hal ini dikarenakan pada nilai utility pasien baik DM maupun hipertensi memiliki nilai utility mendekati 1 (baik).
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Chronic disease management program (Prolanis) is a national program run by Social Insurance Administration Organization (BPJS) which is used for increasing diabetes mellitus (DM) and hypertension (HT) patient’s quality of life (QOL). QOL are often used as important outcome to measure treatment efficacy of DM and HT. Aim of this study are measuring patient’s QOL and knowing the differences of utility value based on patient’s characteristics.

Method: This study was a cross sectional study. Technique for picking samples is accidental sampling to 206 patients. QOL are measured by EQ-5D-5L questionnaire that contains two part: EQ-5D index and EQ-VAS. The differences QOL based on gender, age, education, working status, and suffering time are analized by Mann-Whitney test.

Result: The results showed that the average value of the utility of DM patients in East Purwokerto I Health Center (PPT I) was 0.86 and East Purwokerto II Health Center (PPT II) was 0.85. Hypertensive patients, both PPT I and PPT II, have an average utility value of 0.87. The results of the analysis show that in DM patients there is a significant difference between job status and there are significant differences in the level of education of hypertensive patients on the quality of life (p> 0.05).

Conclusion: The prolanis program influences the quality of life, this is because the utility value of both DM and hypertension patients has a utility value close to 1 (good).
Kata kunciPROLANIS, EQ – 5D – 5L, kualitas hidup.
Pembimbing 1Vitis Vini Fera Ratna Utami, M.Sc., Apt
Pembimbing 2Masita Wulandari S, M.Sc., Apt
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2019-02-19 21:40:38.426766
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.