Artikel Ilmiah : F1J014043 a.n. DWI SUCIPTO

Kembali Update Delete

NIMF1J014043
NamamhsDWI SUCIPTO
Judul ArtikelANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF NON-IMPERATIF DALAM SERIAL DRAMA DRAGON ZAKURA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini menganalisis tindak tutur direktif non-imperatif dalam serial drama Dragon Zakura karya Takehito Hata. Tindak tutur direktif merupakan tindak tutur yang dilakukan penutur untuk menghasilkan tindakan dari petutur yang pada umumnya diwujudkan dengan bentuk tuturan imperatif, namun pada realisasinya terdapat pula tindak tutur direktif yang diwujudkan dengan bentuk tuturan non-imperatif. Dengan demikian, tindak tutur direktif non-imperatif adalah tindak tutur direktif yang diwujudkan dengan bentuk tuturan non-imperatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan bagaimana fungsi tindak tutur direktif non-imperatif dan bagaimana bentuk tuturannya. Jenis penilitiian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa dialog dalam serial drama Dragon Zakura Karya Takehito Hata yang di dalamnya terdapat tuturan direktif non-imperatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Berdasarkan hasil analisis dari 24 data, terdapat 8 data dengan fungsi perintah, 6 data dengan fungsi permohonan, 6 data dengan fungsi saran/nasihat dan 4 data dengan fungsi pesan yang perwujudannya terbagi dalam bentuk tuturan deklaratif dan interogatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research analyzes non-impertive directive speech act in Dragon Zakura drama series by Takehito Hata. Directive speech act is a speech act that act out by speaker to make actions from speaking partner that generally made with imperative speech forms, but in the reality there is also a directive speech act which is implemented by non-imperative speech forms. The purpose of this research to describe the function of the non-imperative directive speech act and the speech form. This research use qualitative research. The data in this study are dialogues in Dragon Zakura drama series by Takehito Hata which there are non-imperative directive speech act. The data collection technique use an observation and writing technique. Based on the analysis of 24 data, there are 8 data with command functions, 6 data with application functions, 6 data with functions of advice and 4 data with message functions which implemented and divided into declarative and interrogative speeches.
Kata kunciPragmatik, tindak tutur direktif, bentuk tuturan non-imperatif.
Pembimbing 1Idah Hamidah, M.Hum
Pembimbing 2Hartati, M.Hum
Pembimbing 3Ely Triasih Rahayu, M.Hum
Tahun2019
Jumlah Halaman77
Tgl. Entri2019-02-19 21:38:46.518599
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.