Artikel Ilmiah : F1J014040 a.n. SYAHRUN AZIZAH

Kembali Update Delete

NIMF1J014040
NamamhsSYAHRUN AZIZAH
Judul ArtikelPandangan Dunia Pengarang dalam Novel Kokoro Karya Natsume Soseki (Kajian Strukturalisme Genetik)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berisi tentang pandangan dunia pengarang dalam novel Kokoro karya Natsume Soseki dengan menggunakan kajian strukturalisme genetik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pandangan dunia Natsume Soseki serta hal-hal yang melatarbelakanginya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis dialog dan narasi dalam novel Kokoro yang bersangkutan dengan pandangan dunia Natsume Soseki dan latar belakangnya. Terdapat 26 data dari analisis yang telah dilakukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat dua pandangan dunia pengarang dalam novel Kokoro; yang pertama adalah psikokultural perasaan bersalah dan kedua adalah etik gi dari Neo-Konfusianisme pada masyarakat Jepang. Hal-hal yang melatarbelakangi pandangan dunia tersebut adalah persahabatan Natsume Soseki dengan Masaoka Shiki seorang penulis haiku terkenal, budaya perasaan bersalah atau guilt culture yang ada pada masyarakat Jepang, momen bersejarah seperti bunuh dirinya Jenderal Nogi Maresuke dan revolusi Meiji, yang terakhir adalah ajaran Neo-Konfusianisme.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research discusses an author’s world view in Kokoro, a novel by Natsume Soseki using genetic structuralism analysis. This research purposes are to describe Natsume Soseki’s world view and its background. Research method being used is descriptive analysis. Data collection method being used is library research. The data obtained by analyzing dialogues and narrations which deemed as relevant with Natsume Soseki’s world view and its background. After analyzing, there is 26 data found. The result of this research shown that there is two main idea regarding author’s world view in Kokoro; the first one is psychocultural of guilt culture and the second one is Neo-Confucianism’s gi ethic of the Japanese self. Things as the background of said world view are Soseki’s friendship with Masaoka Shiki the famous haiku writer, Japanese guilt culture, historical moments such as General Nogi Maresuke’s suicide and Meiji revolution and the last one is Neo-Confucianism thought.
Kata kuncistrukturalisme genetik, pandangan dunia pengarang, natsume soseki, neo-konfusianisme, psikokultural
Pembimbing 1Dr. Ely Triasih Rahayu, M.Hum
Pembimbing 2Dian Bayu Firmansyah, S.Pd., M.Pd
Pembimbing 3Idah Hamidah, M.Hum
Tahun2019
Jumlah Halaman50
Tgl. Entri2019-02-19 17:51:49.866166
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.