Artikel Ilmiah : F1I014045 a.n. MUHAMMAD RIFQI

Kembali Update Delete

NIMF1I014045
NamamhsMUHAMMAD RIFQI
Judul ArtikelPeran Kementerian Pertanian RI Terhadap Pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 2 (Zero hunger) di Indonesia pada Tahun 2014-2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)Peran kementerian pertanian RI dalam rangka mensukseskan program Sustainable Development Goals poin 2 (Zero Hunger) sangat terkait dengan visi Nawacita Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla poin 3 (Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan), karena kantong-kantong kemiskinan dan kelaparan mayoritas berada di wilayah pedesaan dan perbatasan, oleh karenanya Kementerian Pertanian RI menyelaraskan kedua program tersebut dengan melakukan kebijakan ‘pro rakyat’ seperti, mengendalikan Harga Eceran Beras (HET), asuransi pertanian, kemudahan akses bank, hingga penguatan kelembagaan korporasi petani sehingga konsumen merasa diuntungkan, petani juga merasakan dampak yang positif.
Kementerian pertanian secara efektif berhasil mencapai target dari SDG 2: Zero Hunger dan Nawacita terkait dengan pengentasan kelaparan dan Ketahanan Pangan. Kementerian Pertanian memiliki rantai kerjasama dan alur komunikasi yang bagus baik secara internal maupun eksternal. Hubungan kerjasama antar institusi dalam negeri maupun internasional berjalan sangat baik dan memberikan dampat positif dalam pencapaian pemenuhan target SDG 2: Zero Hunger dan Nawacita.

Abtrak (Bhs. Inggris)The role of the Indonesian Ministry of Agriculture in order to succeed the Sustainable Development Goals point 2 (Zero Hunger) program is closely related to Nawacita's vision of President Joko Widodo-Jusuf Kalla's Government point 3 (Building Indonesia from the periphery by strengthening regions and villages within the framework of a unitary state), because the pockets of poverty and hunger are mostly in rural areas and borders, therefore the Indonesian Ministry of Agriculture harmonizes the two programs by carrying out 'pro-people' policies such as controlling Retail Price of Rice (HET), agricultural insurance, easy bank access, and institutional strengthening farmer corporation so that consumers feel benefited, farmers also feel a positive impact.
The Ministry of Agriculture effectively achieved the targets of SDG 2: Zero Hunger and Nawacita related to alleviating hunger and food security. The Ministry of Agriculture has a chain of cooperation and good communication channels both internally and externally. Relationships between domestic and international institutions run very well and provide a positive impact in achieving the fulfillment of SDG 2 targets: Zero Hunger and Nawacita.

Kata kunciSDGs, Zero Hunger, Ketahanan Pangan, Kemiskinan dan Nawacita
Pembimbing 1Elpeni Fitrah, S.Sos.,M.A.
Pembimbing 2Dr. Agus Haryanto, S.IP., M.Si
Pembimbing 3Sri Wijayanti, S.IP., M.Si
Tahun2019
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2019-02-11 15:22:46.105217
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.