Artikel Ilmiah : G1D014020 a.n. DESI EPITA ANGGRAINI
| NIM | G1D014020 |
|---|---|
| Namamhs | DESI EPITA ANGGRAINI |
| Judul Artikel | GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I DAN II WANGON |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I DAN II WANGON Desi Epita Anggraini1, Atyanti Isworo2, Tri Martuti3 ABSTRAK Latar Belakang : Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan tanda gejala seperti penurunan bahkan kehilangan toleransi karbohidrat pada tubuhnya. Masyarakat beranggapan bahwa obat tradisional dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Tujuan: Mengetahui gambaran penggunaan obat tradisional pada penderita DM di wilayah kerja Puskesmas I dan II Wangon. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil : Sebagian besar penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Wangon I dan II mengkonsumsi obat tradisional berupa jamu (87%). Bahan baku pembuatan obat tradisional berasal dari daun insulin (63%), dengan alasan terbuat dari bahan alami (55%), cara memperoleh bahan baku yaitu dengan meracik sendiri (87%), dan disajikan dengan cara direbus (66%). Waktu penggunaan biasanya di pagi hari (57%). Informasi penggunaan obat tradisional diperoleh dari teman dekat (47%) dengan dosis yang digunakan dalam sehari yaitu satu kali minum (54%) serta dosis yang digunakan dalam satu kali minum terbanyak dengan merebus tiga lembar daun (34%) yang kemudian dijadikan satu gelas ukuran 200 ml. Responden meyakini bahwa obat tradisional dapat membantu menurunkan kadar gula darah (77%) karena manfaat yang dirasakan cukup membantu(68%). Keyakinan responden juga dibuktikan dengan lamanya penggunaan obat tradisional yaitu 3 tahun (38%) serta tidak adanya keluhan yang dirasakan setelah mengkonsumsi dalam waktu 1x24 jam. Kesimpulan : Mayoritas penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Wangon I dan II menggunakan obat tradisional untuk mendukung terkontrolnya kadar gula darah. Kata Kunci : Obat tradisional, Diabetes Melitus 1Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman 2Dosen Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman 3Perawat RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | DESCRIPTION OF TRADITIONAL MEDICINE CONSUMPSTION OF DIABETIC MELITUS PATIENTS IN COMMUNITY HEALTH CENTER I AND II WANGON Desi Epita Anggraini1, Atyanti Isworo2, Tri Martuti3 ABSTRACT Background : Diabetes melitus (DM) is one of chronic disease characterized by decrease or the absence of carbohydrate tolerance within patient’s body. People perceived traditional medicine may help to lower blood glucose level. Objective : To identify description of traditional medicine consumption of diabetic patients in Community Health Center I and II Wangon. Methods : This study was a cross-sectional study used total sampling technique. Results : Most diabetic respondents in Community Health Center I and II Wangon consumed traditional medicine in the form of Jamu (87%). The raw material of traditional medicine used was insulin leaf (63%), with motive that it was natural (55%), method of preparation used self-preparation (87%), and boiled served (66%). Time of consumption was in the morning (57%). Information on the use of traditional medicines was obtained from close friends (47%) with doses used in one day, namely one drink (54%) and the dose used in one drink the most by boiling three leaves (34%) which then used 200ml one size glass. Respondents perceived the traditional medicine may help on decreasing blood glucose level (77%) because the positive effect experienced by respondents (68%). Respondents’ believe were proven by the long of traditional medicine consumption over 3 years (38%) and no side effect experienced by respondents on 1x24 hour after consumption. Conclusion : Majority of diabetic patients in Community Health Center I and II Wangon consumed traditional medicine to support the controlled blood glucose. Keywords : Traditional medicine, Diabetes Melitus 1Student of Nursing Department, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman 2Lecturer of Nursing Department, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman 3Nurse of Regional Hospital Margono Soekarjo, Purwokerto |
| Kata kunci | Obat tradisional, Diabetes Melitus |
| Pembimbing 1 | Ns.Atyanti Isworo, S.Kep., M.Kep |
| Pembimbing 2 | Ns. Tri Martuti, S.Kep., MM |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2019-02-04 12:08:36.015326 |