Artikel Ilmiah : G1B014007 a.n. BETLIN INTAN KURNIA
| NIM | G1B014007 |
|---|---|
| Namamhs | BETLIN INTAN KURNIA |
| Judul Artikel | Hubungan Higiene Sanitasi Terhadap Keberadaan Bakteri Escherichia coli Pada Makanan Angkringan di Purwokerto Kabupaten banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang : Angkringan saat ini menjadi tempat makan yang diminati masyarakat, karena lokasi yang mudah terjangkau, harga yang ditawarkan relatif murah dan makanan siap saji. Makanan angkringan yang disajikan dalam wadah yang terbuka sehingga dapat beresiko terkontaminasi bakteri E.coli. Adanya bakteri E.coli menunjukkan suatu tanda praktik higiene sanitasi yang tidak baik karena Bakteri E.coli bisa berpindah dengan kegiatan tangan ke mulut atau dengan pemindahan lewat makanan. Bakteri E.coli yang terdapat pada makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat dapat menyebabkan diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan higiene sanitasi dengan keberadaan bakteri E.coli pada makanan angkringan di Purwokerto Kabupaten Banyumas. Metodologi : Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 36 pedagang angkringan di Purwokerto. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 36 sampel makanan angkringan terdapat 21 sampel yang positif terkontaminasi bakteri E.coli dan 15 sampel negatif terdapat bakteri E.coli. Tidak ada hubungan antara variabel higiene sanitasi makanan dan minuman dan variabel sanitasi peralatan dengan keberadaan bakteri E.coli pada makanan angkringan, terdapat hubungan antara variabel personal higiene dan variabel sarana penjaja dengan keberadaan bakteri E.coli pada makanan angkringan. Kesimpulan : Dari hasil penelitian diketahui ada hubungan antara personal higiene dan sarana penjaja dengan keberadaan bakteri E.coli pada makanan yang di jual di angkringan Purwokerto Kabupaten Banyumas. Kata kunci : Angkringan, Bakteri Escherichia coli, Higiene Sanitasi |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Angkringan currently is a place to eat that become demand by people, because of its easy-to-reach location, relatively cheap prices and fast food. Angkringan food served in open containers so it can become at risk of contaminated with E.coli bacteria. The presence of E.coli bacteria shows a sign of bad sanitation. E.coli bacteria can move by hand-to-mouth activity or being transferred through food. E.coli bacteria found in foods consumed by the community can cause diarrhea. This study aims to find out about the relationship of sanitation hygiene with the presence of E.coli bacteria in food dishes in Purwokerto, Banyumas Regency. Methodology: This quantitative study uses an analytical survey method with a cross sectional approach. The sample of this study was 36 angkringan traders in Purwokerto. Results: The results of the study showed that from 36 food samples of mendoan, there were 21 samples that positive contamined with E.coli bacteria and 15 samples that negative contamined with E.coli bacteria. There is no relationship between food and beverage sanitation variables and equipment sanitation variables with the presence of E.coli bacteria on food, there is a relationship between personal hygiene variables and peddlers' variables with the presence of E.coli bacteria on food. Conclusion: From the results of the study it was found that there was a relationship between personal hygiene and peddlers in the presence of E.coli bacteria in foods sold in Purwokerto sub-district, Banyumas Regency. Keywords: Angkringan, Escherichia coli bacteria, Sanitation Hygiene |
| Kata kunci | Angkringan, Bakteri Escherichia coli , Higiene Sanitasi |
| Pembimbing 1 | Saudin Yuniarno, S.KM, M.Kes |
| Pembimbing 2 | Agnes Fitria W., S.KM, M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 82 |
| Tgl. Entri | 2019-01-29 10:29:38.690818 |