Artikel Ilmiah : C1A014056 a.n. NUR RIDWAN LATIEF
| NIM | C1A014056 |
|---|---|
| Namamhs | NUR RIDWAN LATIEF |
| Judul Artikel | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2007-2017 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi D.I. Yogyakarta”. Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu tujuan dari pembangunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi memiliki tujuan untuk menyeimbangkan jumlah penduduk yang semakin tinggi. Sehingga, saat ini pertumbuhan ekonomi menjadi masalah tersendiri yang berkaitan dengan perekonomian jangka panjang. Provinsi D.I. Yogyakarta memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi terendah di Pulau Jawa. Selama kurun waktu 2011 sampai dengan 2017 pertumbuhan ekonomi di Provinsi D.I. Yogyakarta memiliki rata-rata hanya 5,21 persen. Penelitian ini dilakukan di Provinsi D.I Yogyakarta dengan lima wilayah kabupaten/kota yaitu Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Variablel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pertumbuhan ekonomi sebagai variabel dependen, PMDN, belanja modal pemerintah, dan angkatan kerja yang bekerja sebagai variabel independen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), belanja modal pemerintah, dan angkatan kerja yang bekerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi D.I. Yogyakarta. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di kabupaten/kota di Provinsi D.I. Yogyakarta dengan data yang diperoleh dari publikasi BPS Provinsi D.I. Yogyakarta dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS) dan diolah dengan bantuan program Eviews 9.0. Hasil analisis menunjukan bahwa PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, belanja modal pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan angkatan kerja yang bekerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu pertama perlu dilakukan upaya-upaya untuk mendorong peningkatkan realisasi PMDN sehingga stok modal dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Upaya tersebut bisa dilakukan seperti memberikan akses permodalan dan adanya insentif kepada para investor. Kedua, diperlukan upaya untuk memperbesar porsi belanja modal yang produktif yang akan berdampak pada peningkatan aktivitas perekonomian. Dengan begitu, akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research entitled "Factors Affecting Economic Growth in D.I. Yogyakarta Province". Economic growth is one of the goals of economic development. Economic growth aims to balance the increasingly high population. So that currently economic growth is a separate problem related to the long-term economy. Province of D.I. Yogyakarta has the lowest economic growth rate on Java. During the period of 2011 to 2017 economic growth in the Province of D.I. Yogyakarta has an average only 5.21 percent. This research was conducted in the Province of D.I Yogyakarta with five regency / city areas, namely Bantul Regency, Gunung Kidul Regency, Kulon Progo Regency, Sleman Regency and Yogyakarta City. Variables used in this study include economic growth as the dependent variable, capital investment, government capital expenditure, and labor as independent variables.This study aim to analyze the influence of domestic investment, government capital expenditure, and labor on economic growth in the Province of D.I. Yogyakarta. This type of research is quantitative descriptive. The study was conducted in regency/city in the Province of D.I. Yogyakarta This type of research is quantitative descriptive. with data obtained from publications the Central Bureau of Statistics Province of D.I. Yogyakarta and Directorate General of Fiscal Balance. The data analysis technique uses multiple linear regression with the Ordinary Least Square (OLS) method and processed by Eviews 9.0 program The analysis result showed that domestic investment has a positive and significant effect on economic growth, government capital expenditure has a positive and significant effect on economic growth, while the labor does not have significant affect on economic growth. The implications of the conclusions above firstly the efforts need to be made to encourage the realization of PMDN so that the capital stock can be maximally utilized to be able to increase economic growth. Efforts can be carried out such as providing access to capital and incentives for investors. |
| Kata kunci | Pertumbuhan Ekonomi, Penanaman Modal Dalam Negeri, Belanja Modal Pemerintah, dan Angkatan Kerja yang Bekerja |
| Pembimbing 1 | Drs. Sukiman, MP |
| Pembimbing 2 | Dr. Diah Setyorini Gunawan, S.E, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Lilis Siti Badriah, S.E, M.si |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 99 |
| Tgl. Entri | 2019-01-21 11:13:15.671633 |