Artikel Ilmiah : G1A014093 a.n. PRISILIA ARVIANI ANGELA KALALO

Kembali Update Delete

NIMG1A014093
NamamhsPRISILIA ARVIANI ANGELA KALALO
Judul ArtikelKORELASI ANTARA INDEKS MASA TUBUH DAN KETAHANAN
KARDIORESPIRASI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Penyakit kardiovaskuler rentan terjadi pada individu dengan IMT yang tinggi, dan sering disertai penurunan ketahanan kardiorespirasi. Ketahanan kardiorespirasi adalah salah satu unsur kebugaran jasmani yang menggambarkan kemampuan sistem respirasi dan sirkulasi dalam menyediakan oksigen untuk kerja otot selama melakukan aktivitas fisik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mencari hubungan antara IMT dan ketahanan kardiorespirasi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Metode : Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan CrossSectional. Sampel penelitian mahasiswa fakultas kedokteran Unsoed berjumlah 22 responden berusia 18-23 tahun ditentukan dengan teknik Consecutive Sampling. Subjek penelitian mengisi Physical Activity Readiness Quitioner (PARQ), pengukuran IMTmenggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) dan meteran, pengukuran ketahanan kardiorespirasi menggunakan Queen’s College Step Test. Hasil Tidak terdapat korelasi yang signifikan antara IMT dengan ketahanan kardiorespirasi (p=0,457). Kesimpulan : Tidak terdapat korelasi antara IMT dengan ketahanan kardiorespirasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : . Cardiovascular disease susceptible in individuals with high BMI, commonly followed by a decrease in cardiorespiratory endurance. Cardiorespiratory endurance is one of the elements of physical fitness that describes the ability of the respiratory system and circulation to provide oxygen for muscle work during physical activity. Objective : This study aims to find the relationship between BMI and cardiorespiratory endurance in students of the Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University Method : Observational analytic quantitative research with a Cross-Sectional approach. The research sample of 22 students of medical faculty of Unsoed aged 18- 23 years was determined by Consecutive Sampling technique. Research subjects filled Physical Activity Readiness Quitioner (PARQ), measuring BMI using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) and meter, and measuring cardiorespiratory endurance using Queen’s College Step Test. Result : There was no significant correlation between BMI and cardiorespiratory endurance (p = 0.457). Conclusion : There was no correlation between BMI and cardiorespiratory endurance
Kata kunciIMT, Ketahanan kardiorespirasi
Pembimbing 1dr. Mustofa, M.Sc
Pembimbing 2dr. Shila Suryani, M.Sc, Sp. An
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2019-01-16 14:41:31.176361
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.