Artikel Ilmiah : A1L014226 a.n. YUNIKE TRISCIA AMBARITA

Kembali Update Delete

NIMA1L014226
NamamhsYUNIKE TRISCIA AMBARITA
Judul ArtikelPENENTUAN KEBUTUHAN UNSUR HARA KALIUM UNTUK EMPAT GENOTIP TANAMAN KENTANG PADA TANAH ANDISOL DI KECAMATAN BATUR KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh dosis pupuk KCl terhadap ketersediaan unsur kalium di dalam tanah andisol 2) mengetahui dosis pemupukan KCl yang optimum untuk empat genotif tanaman kentang. Penelitian telah dilaksanakan di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, serta Laboratorium Ilmu Tanah dan Laboratorium Agrohorti Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini menggunakan empat genotip tanaman kentang dan empat dosis pemupukan KCl. Genotip tanaman kentang yang digunakan yaitu varietas Granola K, varietas Granola L, varietas Tedjo MZ, dan genotip Vega. Dosis pemupukan KCl yang digunakan yaitu KCl 0 kg/ha, KCl 600 kg/ha, KCl 1200 kg/ha, dan KCl 1800 kg/ha. Penelitian dilakukan dengan 16 perlakuan yang kemudian diulang sebanyak 3 kali. Variabel pengamatan antara lain tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot segar dan kering tanaman, bobot umbi, jumlah umbi, diameter umbi, pH tanah, ketersediaan kalium dalam tanah, dan serapan kalium dalam tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk KCl dapat meningkatkan ketersediaan kalium dalam tanah andisol dan memberikan dosis pemupukan KCl pada varietas Granola K sebesar 441,51 – 553,45 kg/ha, varietas Granola L sebesar 487,40 – 504,15 kg/ha, varietas MZ sebesar 482,91 – 509,61 kg/ha, dan genotip Vega sebesar 484,37 – 559,44 kg/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aims to 1) determine the effect of the dose of KCl on the availability of potassium in andisol 2) to determine the optimum dose of KCl for four potato plant genotypes. This research has been carried out in Batur District, Banjarnegara Regency, as well in Laboratory of Soil Science and Laboratory of Agrohorti, Agriculture Faculty of Jenderal Soedirman University, Purwokerto. This study uses four genotypes of potato and four doses of KCl fertilizer. The genotype of potato plants used is Granola K, Granola L, Tedjo MZ, and Vega. The dosage of KCl fertilizer used is 0 kg / ha of KCl, 600 kg / ha of KCl, 1200 kg / ha of KCl, and 1800 kg / ha of KCl. The study was conducted with 16 treatment which repeated 3 times. Observation variables included plant height, number of leaves, stem diameter, weight of the fresh and dry plant, tuber weight, tuber number, tuber diameter, soil pH, availability of potassium in soil, and potassium uptake in plants. The results showed that KCl fertilizer can increase potassium availability in andisol soil and give the doses of KCl fertilizer for Granola K varieties at 441,51 – 553,45 kg/ha, Granola L varieties at 487,40 – 504,15 kg/ha, MZ varieties at 482,91 – 509,61 kg/ha, and Vega genotypes at 484,37 – 559,44 kg/ha.
Kata kuncikentang, dosis pupuk KCl, dosis anjuran
Pembimbing 1Ruly Eko Kusuma, S.P., M.P.
Pembimbing 2Siti Nurchasanah, S.P., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2019-01-16 08:10:13.304737
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.